Super Ukes – Chapter 3

Begini nih, kalo mood ngocehnya Sungmin lagi on, Kyuhyun hanya bisa berdiri diam dengan tampang nrimo dibelakang Sungmin. Tanpa bisa protes tentang apa hubungan antara warna celemek, calon bapak, buat anak, dan tidak bertanggung jawab…

Disclaimer      : All character here are belongs to themself

Pairing            : KyuMin, KangTeuk, HanChul, YeWook, EunHae

Rating             : PG-15

Warning         : MPREG! Penggunaan kata tidak baku yang diSENGAJA so don’t like don’t read!

 

Sumarry         : Apa jadinya kalo semua uke di Super Junior get pregnant?

(jadinya gw dibantai semua ELF) Haha, don’t kill me, please.. (nari sorry-sorry)

 

A/n                  : Fanfic pertama di fandom ini..

 

 

oOoOoOoOo

Super Ukes! © Lee Sunmiina

 

oOoOoOoOo

 

Penyiksaan 4 :: Istri Paling Pengertian

 

oOoOoOoOo

 

 

Hal yang paling dibenci tapi paling ga bisa dihindari oleh Kyuhyun adalah –>NEMENIN SUNGMIN BELANJA!

 

“Kalian akan tau kalo belanja ama Ming itu lebih repot daripada ngerjain sepuluh ribu soal matematika dalam satu jam!” Begitulah jawaban Kyuhyun kalo dia ditanya apa repotnya nemenin istri hamil berbelanja.

 

Ming itu rewel! Maunya Kyuhyun selalu ngeladenin dia, tapi kata-kata Kyuhyun ga pernah ada yang bener..

 

“Bagus yang biru atau yang pink?” Sungmin bertanya kepada Kyuhyun sambil menunjukkan dua buah baju mungil berwarna biru dan pink.

 

“Nggh.. Biru keren..” Kyuhyun menjawab jujur, berdasarkan instingnya.

 

Kening Sungmin mengerut, ia berpikir sejenak.

 

“Iiiih! Pink lebih cute!” jawab Sungmin jutek sambil melempar kaus bayi berwarna biru itu jauh-jauh.

 

Kan? Ngapain tadi nanya kalo jawaban gue udah dijamin 100,5 % ga tepat?’ protes Kyuhyun yang tentu aja dalam hati.

 

“Kalau ini bagus coklat atau pink?” Sungmin menunjukkan dua celemek bayi yang berbeda warna.

 

“Nggg…” Kyuhyun berfikir kritis sebelum menjawab.

 

Jawabannya pasti pink.. Warna abadinya Sungmin, hehehe…’ duga Kyuhyun semena-mena.

 

“Pink cute~” jawab Kyuhyun sambil tersenyum manis. Dan jawabannya udah pasti benar–

 

Emh..

Kalo aja Sungmin ga menggerutu.

 

“Bolot! Tentu aja bagus yang coklat! Celemek pink itu gampang kotor!” hardik Sungmin kesal.

 

“ARRRGGGGGGGHHHHHHHHH!” Kyuhyun menjerit frustasi (dalam hati).

 

“Dasar! Calon bapak yang ga bisa diandalkan!” cibir Sungmin sambil terus memilah-milah beberapa popok bayi. “Pinter bikin doang! Tapi ditanya soal hal-hal kecil kayak gitu aja ga bisa jawab! Gimana kalo nanti bayinya udah lahir? Amit-amit jabang bayi deh kalo anak gue harus mirip bapaknya! Huh!” cecar Sungmin tanpa ampun.

 

Begini nih, kalo mood ngocehnya Sungmin lagi on, Kyuhyun hanya bisa berdiri diam dengan tampang nrimo dibelakang Sungmin. Tanpa bisa protes tentang apa hubungan antara warna celemek, calon bapak, buat anak, dan tidak bertanggung jawab..

 

Satu lagi catatan penting buat Kyuhyun sebagai calon bapak.

 

Butuh kesabaran dan kesadaran PENUH agar tetap bisa bernafas didekat orang-orang hamil. Terutama kalo yang menghamili adalah dirinya.. ==”

 

Jiwa raga harus benar-benar total dalam melaksanakan tugasnya sebagai calon bapak yang baik.

 

DAMN PREGNANT GUYS!

 

Kalo bukan karena cinta, yakin demi Tuhan Kyuhyun bakal langsung lari ninggalin Sungmin sendirian di toko ini. Ya, beruntung deh Kyuhyun masih punya cinta untuk Sungmin.. Hufh.

 

“Coba nih! Mana yang cocok buat bayi?” Kali ini Sungmin menujukkan dua buah pampers bayi berbeda ukuran.

 

Kyuhyun menelan ludah.

 

Rasanya dia udah kayak peserta Who Wants To Be A Millionaire yang otaknya udah bener-bener mentok dan kehabisan pilihan bantuan. Yap, frustasi tingkat tinggi.

 

“Ya-yang, kecil..” Kyuhyun menjawab dengan berbisik, setengah tidak yakin.

 

“Apa?”

 

“Yang kecil! Iya yang kecil!” Kyuhyun menjawab yakin (takut).

 

Buat bayi mah pasti yang kecil!’ pikir Kyuhyun pasrah. Benar atau salahnya jawaban Kyuhyun, ia sudah pasrah kepada Yang Maha Kuasa.

 

“Buodooooohhhhh!” geram Sungmin sambil meremas bungkusan pampers itu hingga binasa tak berbentuk. Kyuhyun yang menyaksikannya hanya dapat diam –dalam getir. Ia ga sanggup membayangkan kalau saja yang diremas tadi bukan pampers tapi lengan keren kebanggaannya… Hiiii!

“Bayi yang baru lahir itu belum boleh pakai pampers, Kyu pabo! Ingat itu, oke?” Sungmin bicara dengan nada lembut, senyum setan, dan mata mengancam. Kyuhyun hanya bisa mengangguk buru-buru.

 

“Kau harus banyak baca buku bayi. My Kyuhyunnie harus jadi ayah yang baik, dengar itu Kyu?”

 

Kyuhyun mengangguk lagi. Pasrah.

 

 

oOoOoOoOoOo

Kyuhyun tersenyum getir saat didengarnya jeritan pilu beberapa orang dari dalam dorm lantai 11. Kedua tangannya sudah sibuk membawa plastik-plastik belanjaan Sungmin, tapi pikirannya melayang kemana-mana, berusaha menerka-nerka pemilik suara dari orang yang terdengar benar-benar tengah menderita.

 

Sungmin melenggang santai di depan Kyuhyun, lalu membukakan pintu untuk Kyuhyun. Sedikit pengertian karena Sungmin tahu tangan Kyuhyun sudah penuh dengan belanjaannya dan ia tidak mungkin membuka pintu sendiri.

 

“Ah, hyung? Sedang bersenang-senang ya?” Sungmin tersenyum manis saat ia berbicara dengan seseorang di dalam dorm.

 

Kyuhyun tidak terlalu memperdulikannya –pada awalnya. Tapi saat ia melangkah masuk ke dalam dorm…

 

Kyuhyun tidak tahu ia harus menangis atau tertawa menyaksikannya..

 

Hangeng dan Yesung tergeletak –tepar— di atas lantai. Sebuah pemandangan yang sangat mengenaskan saat Kyuhyun melihat kedua hyungnya tergeletak tak bergeming dengan –hanya— mengenakan hot pants dan kaus dalam. Disepanjang paha, betis, hingga lengan mereka penuh dengan bekas merah dan Kyuhyun yakin itu bukan karena pewarna. Karena Kyuhyun tidak melihat sehelai bulupun di kaki dan tangan kedua hyungnya. Ini yang paling mengerikan. Tanpa perlu penjelasan lebih, Kyuhyun tahu apa yang terjadi hanya dengan melihat robekan-demi-robekan selotip hitam bertaburan di lantai.

 

Eksperimen-penuh-kekejaman-HeeWook.

 

Ini yang ketiga kalinya. Minggu kemarin Heechul dan Ryeowook memaksa YeHan berdandan ala SNSD, lalu minggu kemarinnya mereka memaksa YeHan bernyanyi 30 menit non stop sambil mengunyah Bhut Jolokia.

 

Kyuhyun bersumpah, ia tak akan membuat Sungmin ngambek –ever again. Atau ia akan berakhir seperti Hankyung dan Yesung.

 

Tidak tahan melihat penyiksaan para seme, Kyuhyun buru-buru masuk ke kamarnya. Lalu menguncinya dari dalam.

 

Sungmin sibuk mengeluarkan isi belanjaannya. Merapikannya, lalu mulai menyusunnya di lemari khusus untuk bayinya kelak.

 

“Ada apa Kyuhyunnie?” tanya Sungmin saat ia sadar Kyuhyun terus memandangnya dari tadi.

 

“A-ah. Tidak.” Kyuhyun menggeleng buru-buru. Gugup.

 

“Kau lapar? Kubuatkan makanan ya?” Sungmin tersenyum manis –tulus. Tanpa menunggu jawaban Kyuhyun, ia mengecup bibir Kyuhyun sekilas lalu berjalan keluar kamar.

 

Kyuhyun menghela nafas. Lega.

 

Setidaknya ia tidak semenderita dulu. Walaupun terkadang cerewet dan banyak kemauan, Kyuhyun bersyukur karena Sungmin uke yang paling pengertian dibanding dengan hyungnya yang lain.

 

 

oOoOoOoOoOo

 

Penyiksaan Lima ::: Girls or Boys?

 

oOoOoOoOoOo

 

“Sejak kapan kalian baca buku, hyung?” Kyuhyun berkomentar sambil cekikikan melihat Yesung dan Hankyung yang tengah membaca buku. Bukan, bukan karena mereka tiba-tiba membaca buku di siang bolong yang membuat Kyuhyun tertawa. Tapi karena tampang mereka yang tidak konsisten. Raut mereka berkerut, serius-serius menderita sambil sok fokus dengan bacaan di hadapan mereka.

 

“1001 tips jadi ayah yang baik..” Kyuhyun mengeja judul buku itu. Buat Kyuhyun bukan judulnya yang menarik perhatian, tapi tebal buku itu! Kyuhyun yakin buku itu jauh lebih tebal dari kamus bahasa Cina miliknya.

 

“Tegar banget hyung? Mwahahahaha!” cibir Kyuhyun sambil terbahak-bahak. Hankyung dan Yesung meliriknya sinis, namun tidak bergeming dan kembali pada kesibukan mereka.

 

“Mendingan baca buku ini deh,” goda Kyuhyun sambil melambai-lambaikan buku yang sedang dibacanya kedepan wajah Yesung. Awalnya Yesung hanya melirik sedikit, tapi ia langsung tertarik begitu melihat judul buku yang dibawa Kyuhyun.

 

“Nama untuk bayi?” Yesung melirik wajah Kyuhyun.

 

Hankyung yang mendengar itu jadi ikut-ikutan tertarik. Ia menutup bukunya dan segera bergabung dengan Yesung dan Kyuhyun.

 

“Kenapa, hyung? Tertarik? Kalo mau baca harus bayar!” ucap Kyuhyun sambil menodongkan tangannya dan langsung disambut ‘Huuuuuuu!’ oleh kedua hyungnya.

 

“Liat dikit doang Kyu, jangan pelit-pelit.”

 

“Yaudah nih. Lima menit aja, mau pinjem lebih lama harus bayar.” Dan lagi-lagi ucapan Kyuhyun langsung disambut cibiran oleh Yesung dan Hankyung.

 

“Loh? Kenapa sih? Aku kan harus cari duit dan nabung dari sekarang. Buat biaya persalinan Sungmin-hyung..” jelas Kyuhyun dengan (tidak) rasional dan langsung disambut dengan raut ‘Apasiiiih?’ dari kedua hyungnya.

 

“Ya gak begitu juga kaliii..” cibir Hankyung sambil menaikkan ujung bibirnya. Miris rasanya melihat dongsaengnya ini makin bodoh dari hari-ke-hari. Rasanya kejeniusan Kyuhyun makin memudar seiring dengan usia kehamilan istrinya.

 

“Waaahh, keren nih namanya,” ungkap Yesung dengan mata yang berbinar-binar. Entah bagaimana awalnya, ia sekarang duduk ditengah –diantara Hankyung dan Kyuhyun— sambil memegang buku Kyuhyun.

 

“Ini keren nih! Punyaku cup!” Yesung berteriak excited sambil menunjuk-nunjuk sebuah nama di dalam buku itu, mengklaim hak kepemilikannya atas nama itu.

 

“Chiumin?” Kyuhyun menyipitkan matanya saat melihat nama yang sibuk ditunjuk oleh Yesung. “Seleramu jelek banget sih, hyung! Mending ini nih! Sebastian Michael- eh?” Kyuhyun terkesiap, “Sebastian Mamoru? Bukannya yang bener Sebastian Michaelis ya?” Tanya Kyuhyun heran sambil memaksakan jawaban dari kedua hyungnya, “Hyung? Kenapa jadi Mamoru? Yang bener Michaelis kan?” Kyuhyun jadi ribut sendiri. Ia heran kenapa nama tokoh iblis terkenal yang sangat inspiratif baginya bisa berubah jadi gaje seperti itu.

 

“Ya gak tau lah! Ini kan bukumu Kyu! Dasar blo’on!” Yesung memukul kepala Kyuhyun dengan buku tebal miliknya. Semoga saja itu bisa menyadarkan Kyuhyun.

 

“Lagian ini kan buku nama Korea! Kok nama ini bisa nyasar kesini?” Kyuhyun masih saja meributkan hal yang sebenarnya tidak penting.

 

“Loh? Iya juga ya?” Mata Hankyung menyipit heran melihat beberapa nama di buku itu.

 

“Aurinz Soona, Jotha AurIgth, Hanhyoae Eguchi, Umu-Humairo, Sarah Melati? Ini kan bukan nama koreaaaaa?”

 

“Waaaah! Payah nih! Buku murahan pasti!” hina Yesung semena-mena. Ia membanting buku itu ke lantai. “Ga jadi bayar deh! Namanya aneh-aneh!”

 

“Waaahh! Gak bisa gitu! Gak bisa gitu! Barang yang sudah dibanting tidak bisa dikembalikan lagi!” protes Kyuhyun dengan gaya mbak-mbak penjaga etalase toko yang barang dagangannya dirusak pelanggan dan si pelanggan ga mau ganti rugi.

 

Hankyung memungut buku Kyuhyun yang tadi dibuang Yesung. Ia menonton pertengkaran KyuSung sambil cekikikan. Awalnya ia tidak berniat melerai, tapi mengingat alasan bodoh awal pertengkaran kedua dongsaengnya , Hankyung merasa ia harus segera menghentikan pertengkaran mereka. Atau ketotolan mereka akan semakin menjadi-jadi.

 

“Emang kalian udah tau nanti gender anak kalian cewek atau cowok? Belum tau kan?” Hankyung tiba-tiba menyela pertengkaran KyuSung.

 

Kyuhyun dan Yesung saling berpandangan, lalu mereka berpaling kearah Hankyung.

“Iya juga sih.. Padahal Ming-hyung udah bisa USG dan kami udah bisa cari tahu apa gender anak kami..” Kyuhyun yang entah bagaimana sekarang sudah duduk di lantai, Yesung duduk disebelahnya dan keduanya duduk bersila menghadap Hankyung.

 

“Terus?” tanya Yesung antusias. Jiwa ke-bapak-annya langsung muncul kalau pembicaraan mulai mengarah ke persoalan istri mereka.

 

“Ming-hyung ga mau USG. Katanya biar surprise nantinya..” Kyuhyun menunduk sedih, kecewa.

 

“Yang tabah ya.. Kayaknya Wookie juga ga bakalan mau USG. Tau sendiri kan Wookie dan Sungmin itu temen curhat?” Yesung menepuk bahu Kyuhyun penuh simpati. Ia juga sedih mengingat Ryeowook.

 

Hankyung terkekeh melihat KyuSung yang saling melepas duka dan saling menghibur satu sama lain.

 

“Sebenernya sih gak perlu USG buat cari tahu gender bayi kita..” ucap Hankyung dengan wajah bangga. Tentu saja ia bangga menjadi seme atau calon bapak tertua di dorm ini. Dan Hankyung merasa kalau pengetahuan dan info yang ia punya (tentang ilmu calon bapak dan kebapakan) melebihi seme-seme yang lain. Rasanya kebanggaan itu setara dengan rasa bangga seseorang yang dipilih menjadi tetua suku (?).

 

Yesung dan Kyuhyun langsung menatap Hankyung dengan antusias.

 

“Ga perlu susah-susah.. Kalian lihat aja kebiasaan istri kalian saat hamil. Kalau dia adem ayem kemayu tapi suka dandan, berarti nanti anaknya cewek!” jelas Hankyung dengan mimik meyakinkan. Yesung dan Kyuhyun hanya mengangguk-angguk mengerti.

 

“Nah.. Kalo istri kita tiba-tiba suka garang pas hamil, terus banyak mau dan gak suka dandan.. Berarti nanti anaknya cowok!”

 

Yesung dan Kyuhyun hanya mengangguk-angguk lagi. Hankyung ikut-ikutan mengangguk bangga. Sekarang ia pasti dianggap sebagai calon bapak paling siap diantara mereka –hanya karena info yang belum jelas asal-usulnya itu.

 

“Emangnya hyung tau begituan dari mana ya?” tanya Kyuhyun sambil melipat tangannya.

 

“Warisan nenek moyang yang diturunkan turun-temurun. Kalian lupa ya kalau aku orang CHINA!” Ujar Hankyung menepuk-nepuk dadanya bangga sambil menekankan kata ‘China’ dalam kalimatnya.

 

“Sungmin-hyung akhir-akhir ini kalem-kalem aja kok. Kalo ngidam juga ga banyak mau. Emang jadi tambah cerewet dan hobi belanja sih… Hobi dandan juga!” curhat Kyuhyun kepada kedua hyungnya.

 

“Nah! Itu berarti anakmu perempuan!” judge Hankyung tanpa pikir panjang.

 

“Kalo Wookie akhir-akhir ini jadi agak galak. Banyak kemauan tapi dia gak suka dandan kok.”

 

“Nah! Itu berarti kalau nanti anakmu laki-laki!” Lagi-lagi Hankyung mengambil kesimpulan dengan alasan tidak logis itu.

 

Yesung dan Kyuhyun mengangguk-angguk sebagai respon. Tidak jelek juga.

 

“Nah, terus anak hyung nanti laki-laki atau perempuan?” Pertanyaan Kyuhyun langsung membuat Hankyung bungkam. Hankyung tertegun bingung.

 

“Hngg.. Chullie itu emang banyak mau sih. Galak juga. Tapi kadang-kadang dia kalem kok. Kadang pengertian.” Hankyung tampak menerawang, “Dan soal dandan, kadang-kadang juga. Malah kayaknya dia lebih hobi dandanin aku!”

 

“Nah lo? Apa tuh gendernya?” Yesung jadi ikut-ikutan bingung.

 

“Banci kali. Semuanya serba kadang-kadang.” sambung Kyuhyun sambil tertawa terbahak-bahak bersama Yesung.

 

PLAK!

 

Hankyung melempar kamus bahasa Korea disisinya dan tepat sasaran, kamus itu tertancap indah dikepala Kyuhyun. Yesung yang melihatnya langsung bungkam seketika.

 

“Apa mungkin kembar ya?” Hankyung membuat hipotesisnya sendiri dan Kyuhyun segera menimpali…

 

“Alaaah! Paling juga ilmu hyung tuh gak meyakinkan! Mitos tuh! Mitos!” cibir Kyuhyun sambil melepas kamus yang tadi menancap dikepalanya. Yesung memandang Kyuhyun heran, ia heran sekali Kyuhyun masih hidup setelah dilempar kamus setebal kasur itu.

 

“Yaudah deh. Kalo aku sih ga masalah nantinya yang lahir cewek atau cowok. Apa aja boleeee. Ya gak kyu?” ucap Yesung sambil ber-high-five dengan Kyuhyun. Kening Hankyung berkerut melihat kedua dongsaengnya itu tiba-tiba akrab.

 

“Jadi gimana mau nyiapin namanya?” Hankyung bertanya –tolol. Ia tidak sadar kalau bukan hanya Kyuhyun saja, ternyata otaknya juga sudah mulai keropos.

 

“Siapin aja dua nama. Satu cewek satu cowok.” Yesung berkata kritis.

 

“Tul!” Kyuhyun menimpali.

 

“Aku lihat nama yang bagus nih tadi!” Hankyung kembali membuka buku nama-nama bayi milik Kyuhyun.

 

“Mana-mana?” tanya Yesung dan Kyuhyun antusias. Mereka cepat-cepat mengambil posisi duduk disisi Hankyung.

 

“Nama buat cewek nih,” tambah Hankyung.

 

Setelah membaca nama itu.. Kyuhyun, Yesung, dan Hankyung saling bertukar pandang sejenak..

 

..sebelum mereka saling meneriakkan..

 

“POKOKNYA ITU NAMA BUAT ANAK GUEEE!

 

“NO WAY! BUAT ANAK GUEEE!”

 

“GUE YANG PUNYA BUKU JADI BUAT GUE CUP! CUP! CUUUUP!”

 

“NOOOO! POKOKNYA ITU NAMA BAKALAN JADI SUNMIINA TAN!”

 

“ENGGAAAAAK! POKOKNYA KIM SUNMIINAAAA!”

 

“CHO SUNMIIINA! POKOKNYA CHO SUNMIINA!”

 

 

 

oOoOoOoOoOo

TBC!

yak! Nama author direbutin para bapak-bapak xD

RnR pweaaaaseeeeeee?

Kissu readers

:*****

 

 

36 thoughts on “Super Ukes – Chapter 3

  1. heekyu's wife says:

    Sun…ini lanjutannya MANA? *ditabok Sun*
    dri wktu Ming+Hee+uke yg lain ngidam,eonni dh nungguin apdetannya… :”(
    sumpah,penasaran akut ==”
    cepetan apdetnya ya?
    oya,ini sejarah kelahiranmu ya Sun?

  2. Yunsha says:

    Huahahahahahahahahahahahahahahahaha ..
    Ngakak guLing2 aku baca ni chapter !
    Lucuuuuuuuuuu !!
    Oh iya , sambungannya mana nih thoorr ??
    Lanjutin doooonnkkk .. jebaaaaLLLL ..🙂

  3. steffanychoi says:

    itu nama yg disebutin ky’y pernah denger semua.para kyumin shipper akut yah?hahaha

    ga sabar nunggu lanjutannya.penasaran mau liat para seme disiksa lg apalagi seme yg namanya Cho Kyuhyun.
    hyukie sama kibum ga ikutan ngidam yah?henry jg?ky’y makin seru tuh kalo mreka ikutan.tambah kacau pasti.hahahaha

    next chap ditunggu ^^

  4. haha koplak nama”nya! itu kenapa ada nama iblis nyasar kesitu??? sebastian michaelis??? astaga!
    sarah melati itu siapa thor???? hahaha aku gk tau nama itu, tak kira nama artis😄
    lucu dah lucu!

    author eksis juga ada nama nya disitu, tapi lucu kok ^^
    lanjutkan!😄

  5. Cium Umin… Errrr… *nyodorin Kyuyeobo biar dia aja yang kisseu*

    Jadi disini pindahannya… udah lama gak main ke ffnet tau-tau udah pindah ke sini semua…
    Super UKESnya gak pernah update lagi yah saeng? perasaan yang chap ini udah lama banget deh… -____- Masih ada yang nungguin lho *tunjukdirisendiri*

  6. HAHAHAHAHAHA… ngakaak.. ngakak….

    sumpah dech,, ini ff kocak abiiieess…
    apalagi wkt aku baca nama ‘Umu-Humairo, Sarah Melati’
    gileee.. sampe guling2…

    hahahaha..
    next chapt nya dooooonngggg………

  7. ChoiRyenie says:

    wheehehehehe,,,, abang wonwon ga ikut disiksa juga??? kali aja kibummie malah ngikut2 hamil….

    lanjutannya mana ne?? di FFnet udah ga bisa dibuka ya??

  8. TaemLala says:

    hhhehheh😀
    nyengiiir mlu nih baca ff disinii, koplaak semua🙂

    mana author exizz bangt ..#digeplakauthor

  9. wyda joyer says:

    hmmpphhh hahaha…..
    jawaban sie kyukyu di salahn terus ma umin,….
    yg sabar ya kyu…
    ihh author.a ppengen bgt bgt di rebutin😛 #digeplakauthor

  10. jennifer sinta prabowo says:

    ngomong0-ngomong eon sebas,,, jadi kangen ama ff no other like you,,, kapan minnie melahirkannya ya,,,,

  11. rena_kim says:

    Ya ampunnnnn itu para calon bapak ngeributin hal yg ga penting deh ih hehehehehehehehe
    Bukannya ngurusin para ‘istri’nya malah berdebat nama anak n jenis kelaminnya haduhhhhhh

  12. Syafriska Amelia Nst says:

    HAHAHAHAHAHAHA…..
    aq bisa gila lama” baca ff ne…
    nama para author d masukkin jg sebastian mamoru, ampe umu humairo…
    HAHAHAHA…..
    D LANJUT Y….

  13. dina dindra dini says:

    para calon daddy ternyata gak kalah rempong dari para calon mommy xD
    eh, ngemeng2 gmn nasib eunhae n sibum? mereka jd bikin anak o.O

  14. kyumin pu says:

    hahahaha ngakak banget pas nyari nama di buku nama bayi hahaha😀 huu knp ada nama author nya wkwk ini ga di lanjut lanjut atuh…

  15. RaniahMing says:

    Kyu pinter bikin doang! Tapi ditanya soal hal-hal kecil kayak gitu aja ga bisa jawab!
    waks mantap ming ngomelnya😀

Cium Umin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s