Of Abnormal Things – Epilog

Sungmin mengusap pipi halus Miina dengan jarinya. Tangan mungil itu menggenggam telunjuk Sungmin lalu melahapnya. Sungmin tertawa. Tidak ada hal yang lebih membahagiakan daripada memandangi wajah anakmu di jarak sedekat ini..

Of Abnormal Things © Lee SunMiina

 

Disclaimer : KyuMin belong to each other..

 

 

=~*~ Forever Love is KyuMin ~*~=

Rating             : NC-17

Warning         : Minor!CharacterDeath dan KATA-KATA VULGAAAAAR!! *ARRGGGGHHH!! I CAN’T HOLD MY SELF!!* Don’t like don’t read!

Summary       : Appa Kyuhyun, umma Sungmin, baby Miina.. Yeongwonhi happy together~~ #get a taboked#

a/n                  : Ini yang terakhir, ga ada sekuel-sekuelan lagi. xP Jangan protes soal kata-kata vulgar dengan bawa-bawa umur author. Don’t like don’t read. CUP! Kalo masih  ada yang protes bakal hutang jitakan sama saya. ^^v

Oiya, ada satu lagi nih…

SIAPA KEMAREN YANG NANYA “Author udah pernah ngelahirin ya??” ATAU BILANG “Detail banget ya proses melahirkannya.. #Jadi curiga..” DAN “Jangan-jangan author pernah melahirkan ya?”

APAAN TUH MAKSUDNYA??!!

ALJSDJIEGBVKDFBVIEFVFIDKJBIHGERBCHBDHVBDJDCAKHCOHDCSDNVJ !!!!  >.<

Saya cuma mau bilang…

Hngggg…

….

….

Iya nih, saya udah pernah ngelahirin.. Bapak anak saya si Lee Sungmin.

Keren kan? Suami istri sama-sama pernah ngelahirin~ xDD #ditimpukbata

oOoOoOoOo

Sekali lagi saya peringatin soal kata-kata vulgar. Ga tanggung jawab pokoknya kalo tetep maksa baca! Gaje! *author ditendang keluar kolom*

oOoOoOoOo

“Aish!” Sungmin mendengus. Ia baru akan menutup dadanya tapi Miina dengan sigap melahap kembali puting payudara ibunya, dikecapnya sebentar lalu dilepaskan. Selalu begitu setiap kali Sungmin bermaksud mengancingkan kemejanya.

“Kau ini mau makan atau tidak??” Sungmin menatap putrinya dengan wajah pura-pura marah. Masih sekecil ini tapi sudah bisa mengerjainya. Huh! Tidak diragukan lagi, sifat jelek Kyuhyun sudah menurun sejak dini dalam diri Miina.

Miina balas menatap wajah kesal ibunya. Ia memandangi Sungmin sebentar lalu tertawa senang. Gelak mungil terdengar dari bibirnya.

“Eh?” Sungmin terkejut saat Miina tertawa dan menunjukkan dua gusi terdepan dengan ujung gigi yang mulai tumbuh. “Ya Tuhan! Gigimu sudah tumbuh!” Sungmin berseru senang. Miina hanya menatap Sungmin bingung, namun alih-alih ikut tertawa bersama ibunya.

Sikap jahil Miina memang sudah tidak diragukan lagi didapatnya dari sang ayah. Tapi senyum dan tawa cute itu…

Sungmin mengecup kedua pipi dan hidung mungil putrinya. Gemas setengah mati.

‘Pasti didapat dariku~’ pikir Sungmin dengan senyum bangga terukir di wajahnya.

Sungmin mengusap pipi halus Miina dengan jarinya. Tangan mungil itu menggenggam telunjuk Sungmin lalu melahapnya. Sungmin tertawa. Tidak ada hal yang lebih membahagiakan daripada memandangi wajah anakmu di jarak sedekat ini..

“Lapar kan? Makanya kalau makan jangan sambil mainan!” Sungmin pura-pura membentak putrinya dan kembali menyusui (?) Miina. Bayi itu tertawa tanpa melepas puting susu Sungmin dari mulutnya.

“Dasar setan kecil,” ucap Sungmin gemas.

“Jangan suka memanggilnya Setan Kecil, Minnie.. Dia itu anakmu!” tegur Kyuhyun yang baru saja masuk sembari membawa nampan berisi sandwich dan segelas susu.

Sungmin memutar bolamatanya. “Tapi bocah ini jahil sekali, Kyu! Ya ampun! Kenapa dia tidak mewarisi sifatku saja sih!” Sungmin berdecak heran, tapi ia tetap terseyum dan memandang wajah putrinya dengan tatapan penuh kasih sayang.

Bocah ini sering sekali membuat Sungmin sebal bukan kepalang. Tapi tetap saja.. Seorang Cho Sungmin pasti akan selalu bersedia mengurus Kyuhyun Besar dan Kyuhyun Junior di sisa hidupnya –bahkan mungkin Sungmin tidak keberatan untuk mengurus lebih dari dua Kyuhyun.

Kyuhyun hanya tertawa kecil mendengar keluh-kesah istrinya. Detik ini Sungmin akan terus mengeluh tentang betapa nakalnya putri mereka. Tapi di menit berikutnya, Sungmin tidak akan berhenti memuji Miina. Tentang betapa manis, aktif, menggemaskan, dan cutenya buah hati mereka.

Terkadang Kyuhyun bingung sendiri dengan emosi Sungmin yang mudah berubah-ubah. Ckck, perempuan memang sulit dimengerti. Tapi sebagai suami yang baik, Kyuhyun hanya bisa tersenyum dan bersabar menghadapi emosi Sungmin.

“Ya ampun, anak ini! Dimarahi malah tertawa!” heran Sungmin.

Kyuhyun tertawa lagi mendengar komentar Sungmin. Ia ikut menatap wajah putrinya. Tubuh mungil itu bergeming sedikit saat Kyuhyun mengelus kedua pipinya yang chubby. Kedua mata Miina sayup-sayup tertutup, menyembunyikan sepasang pelangi coklat di balik kelopak matanya.

Saat pertama kali melihat wajah Miina, yang terlintas di angan Kyuhyun adalah wajah Sungmin. Buah hatinya ini terlalu mirip –tidak, mungkin bocah ini bisa dibilang duplikat  Sungmin. Kyuhyun jadi kecewa sendiri. Hanya rambut dan warna mata Miina yang menyerupai dirinya. Coklat lembut. Dan sifat Miina! Diwariskan darinya –yang ini kata Sungmin.

Ngomong-ngomong soal kelahiran Miina, Kyuhyun teringat dengan seseorang.

“Bagaimana kalau kapan-kapan kita mengunjungi bibi Jung, hyung?” ucap Kyuhyun tiba-tiba dan spontan membuat Sungmin melotot.

“Yah! Harus berapa kali kuingatkan, Kyuhyun! Jangan panggil aku ‘Hyung’! Apalagi di tempat umum!” Sungmin mencak-mencak. “Kau tidak tahu sih! Kemarin kasir di supermarket itu memandangku dengan tatapan aneh saat kau panggil aku ‘Hyung’!” sungut Sungmin berapi-api. Sejak Sunmiina lahir, 14 Februari lalu, seorang Cho Sungmin memang berubah total –menjadi seorang yeoja…

Yang cantik dan menawan –tambah Sungmin dalam hati.

“A-ah, mianhae chagiya. Sudah kebiasaan sih…” Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Kyuhyun selalu memanggil Sungmin dengan ‘Hyung’ selama tujuh tahun terakhir. Tentu saja akan sangat sulit menghilangkan kebiasaan itu.

“Tatap aku Kyu!”

Kyuhyun menurutinya. Ia menatap Sungmin dan kini mereka saling bertatapan.

“Masih belum menyadari kecantikan istrimu ini, huh?!” todong Sungmin dengan wajah kesal. “Tatap wajahku dan belajarlah memanggilku ‘Noona’! Oke?!”

“O-oke, hy—Noona!” gagap Kyuhyun. Sebenarnya Kyuhyun ingin memprotes kata-kata Sungmin. Sungmin kan memang cantik dari dulu –sejak ia masih menjadi seorang namja sempurna. Karena itulah Kyuhyun masih sulit membiasakan diri memanggil istrinya dengan sebutan ‘Noona’. Aish! Tapi daripada berdebat dengan Sungmin, Kyuhyun lebih memilih diam dan menurut.

“Bagus, haha.” Sungmin terkekeh puas. “Soal bibi Jung, bagaimana kalau minggu depan?”

Kyuhyun hanya mengangguk. Semoga Sungmin mengajaknya pergi saat ia libur kerja. Tapi kalau tidak ya… Kyuhyun terpaksa ambil cuti..

Kyuhyun menelan ludah. Sungmin menjadi sosok yang moody sejak ia berubah menjadi yeoja sempurna –secara fisik. Kyuhyun tidak mau mencari gara-gara. Terakhir kali ia berdebat dengan Sungmin, istrinya yang cantik ini tidak berhenti berkhotbah selama sehari semalam. Kyuhyun sudah kapok. Sungmin bertambah galak sejak ia jadi yeoja!

Tapi meskipun begitu, rasa cinta Kyuhyun tidak berkurang sedikitpun pada Sungmin. Justru makin bertambah dari hari-ke-hari. Karena Kyuhyun menyadari kalau ia sangat mencintai Sungmin, tidak peduli Sungmin sebagai seorang namja atau yeoja. Kyuhyun mencintai Sungmin seutuhnya –Just the way he/she was.. Haha.

“Kau tidak lapar, chagi? Makan dulu.. Lagipula Sunshine sudah tidur tuh…” kata Kyuhyun sembari mengecup kening Miina, bersambung ke bibir Sungmin. Sungmin hanya merespon sebentar, karena tangan kanannya sedang merengkuh tubuh Miina dan tangannya kirinya sibuk menahan dadanya sendiri. Sungmin takut gerakan akan membangunkan putrinya.

Sungmin tersenyum, sesekali ia mengayun bayi dalam rengkuhannya. Dengan keibuan Sungmin memandang wajah putrinya. “Your Sunshine isn’t sleep yet.. Matanya terpejam, tapi dia belum tidur Kyu.. Nanti kalau kuturunkan dia malah tidak mau tidur lagi..” bisik Sungmin pelan. Ia khawatir Miina akan terbangun kalau mendengar suara berisik.

Kyuhyun tertegun. Segaris senyum terbentuk begitu ia menyadari sesuatu.

Insting seorang ibu.

Kyuhyun bisa merasakan ikatan erat kasat mata yang ada di antara Sungmin dan putri mereka.

“Ck, kusuapi ya? Dirimu kan belum makan dari pagi, sayang~~”

Sungmin terkikik mendengar kata-kata ‘Lovely-fluffy’ Kyuhyun. Ia mengangguk.

“Boleh-boleh, Kyu-baby~” Sungmin membuka mulutnya dan menggigit ujung sandwich yang ditawarkan Kyuhyun.

Sungmin meringis, rotinya agak asam. Pasti Kyuhyun terlalu banyak mengoles mayonaise, sampai-sampai saus dan mayonaise di dalam sandwich itu luber dan mengotori sudut bibir Sungmin. Haish! Tadinya Sungmin berniat untuk marah-marah, tapi mengingat Kyuhyun yang sudah bersusah-payah menyiapkan makanan untuknya –walaupun dengan kemampuan memasak yang sangat terbatas—, hati Sungmin jadi tersentuh. Ia mengurungkan niatnya untuk memarahi Kyuhyun.

“Hnggg, Kyu!” Sungmin menggerak-gerakkan alisnya, memberi isyarat pada Kyuhyun.

Kyuhyun –as always— mengerti maksud Sungmin bahkan tanpa Sungmin mengutarakannya. “Haha, Mianhae baby.” Kyuhyun tersenyum malu lalu mengusap noda di sudut bibir Sungmin dengan jarinya. Tapi tidak sampai bersih, Kyuhyun sengaja menyisakan noda saus itu di sana. Karena ia ingin menyelesaikannya dengan..

CUP!

Kyuhyun mengecup sudut bibir Sungmin yang kotor dan membersihkan noda itu dengan lidahnya sendiri.

“Nggghh, Kyu.” Sungmin mendesah, tapi ia menghentikan ciuman mereka setelah beberapa saat. Sungmin mendorong wajah Kyuhyun menjauh dengan keningnya.

“Sunshine~ Sunshine~” ucap Sungmin mengingatkan.

Kyuhyun menunduk saat ia menyadari sesuatu. Entah kenapa pipinya bersemu merah saat Kyuhyun menemukan mata Miina terbuka lebar, lalu mengedip lugu.

WTH!! Kyuhyun berani bersumpah, sekilas ia melihat seringai di sela tawa putrinya.

“Haish! Dasar!” keluh Kyuhyun sembari mengangkat tubuh Miina dari pangkuan Sungmin. Seperti yang dikatakan istrinya, pasti sulit menidurkan kembali si ‘Setan Kecil’ ini..

“My Sunshine, My Sunshine~ Lain kali jadilah anak baik dan jangan mengganggu kalau appa dan umma sedang sibuk, ya?”

Sungmin melotot mendengarnya.

“Kyu! Dia masih kecil! Awas kalau kau mengajari hal yadong padanya!”

Kyuhyun tertawa. Ia mengayun-ayun tubuh Miina sambil berjalan keluar kamar.

“Ayo kita main game di ruang tengah, Sunshine~”

“KYUHYUN!!”

oOoOoOoOo

Kyuhyun mengetuk pintu tua itu sekali lagi. Ia dan Sungmin sudah berdiri di depan rumah ini sejak dua puluh menit yang lalu. Tapi masih belum ada jawaban dari penghuni di dalam rumah.

“Mungkin bibi Jung sedang keluar, Kyu..” Kening Sungmin mengerut. Ia mulai bosan berdiri di sini menunggu seseorang membukakan pintu.

“Bibi Jung jarang keluar rumah, Minnie..” jelas Kyuhyun. Ia masih sabar menunggu dan mengetuk pintu itu.

“Ya terserah, deh..” Sungmin mendesah lelah. Ia memutar pandangan ke sekeliling rumah. Suasana di sekitar sini masih sama seperti terakhir kali Sungmin melihatnya.. Satu setengah tahun yang lalu..

Rumput-rumput di pekarangan rumah tidak pernah dirapikan. Daun-daun kering berserakan di beranda rumah. Bolham tua yang terpasang di langit-langit beranda juga sudah rusak dan pecah. Untung mereka datang kesini saat matahari masih terik, karena Sungmin tidak bisa membayangkan betapa seramnya rumah ini saat malam hari.

Sekilas rumah ini tampak seperti tidak berpenghuni.  Tapi mengingat keadaan rumah bibi Jung yang memang seperti ini dari dulu… Mungkin saja wanita itu memang masih tinggal disini, kan?

“Kyu~ Aku lelah. Sunshine juga sudah mengantuk, nih… Kau tidak kasihan pada kami?”

Kyuhyun menatap wajah istrinya sejenak, lalu pandangannya beralih ke balita dalam gendongan Sungmin.

Kepala mungil itu bersandar di dada ibunya, keringat membasahi kening dan matanya sayup-sayup tertutup.

Kyuhyun menghela nafas. Istri dan putrinya pasti sudah lelah. Tapi ia tidak bisa pergi begitu saja sebelum menemui bibi Jung. Setidaknya, ia akan berusaha sebentar lagi.

“Tunggu di sini sebentar, Minnie. Aku bertanya pada orang itu dulu..” Kyuhyun mengusap kepala Miina lalu pergi untuk  menghampiri seorang penduduk desa yang kebetulan lewat.

Sungmin mengusap punggung putrinya sambil memperhatikan Kyuhyun dan lelaki setengah baya itu.

Dari jarak sejauh itu Sungmin tidak bisa mendengar apa yang mereka perbincangkan. Sungmin hanya menangkap raut shock Kyuhyun dan ekspresi bingung dari laki-laki itu. Sungmin membungkuk dan melempar senyum saat laki-laki setengah baya itu memandang ke arahnya.

Yang terakhir, Sungmin melihat laki-laki itu menggeleng, dan Kyuhyun membungkuk berterima kasih. Lalu perbincangan mereka berakhir.

“Kyu? Apa katanya?” tanya Sungmin penasaran. Tapi Kyuhyun tidak menjawab. Ia merangkul bahu Sungmin dan menuntunnya kembali ke mobil.

“Kita pergi Minnie,”

Sungmin bingung dengan sikap Kyuhyun. Tapi ia tidak bertanya lagi. Sungmin hanya menurut dan masuk ke dalam mobil.

“Kyu?” panggil Sungmin. Kyuhyun hanya diam sejak tadi. Entah apa yang ada dalam kepala Kyuhyun. Tapi Sungmin bisa menangkap sebersit kegelisahan dari raut diam suaminya.

“Bibi Jung sudah meninggal, Minnie…” jawab Kyuhyun perlahan.

Sunyi. Sungmin hanya diam di sisi Kyuhyun.

Ia sempat berfikir seperti itu tadi. Saat tidak ada seorangpun yang membukakan pintu rumah tua itu. Saat tidak ada respon meski mereka berkali-kali mengetuk dan memanggil bibi Jung dari luar rumah.

Sungmin memeluk tubuh Miina mendekat padanya. Entah kenapa ia jadi ikut-ikutan gelisah.

“…Bibi Jung meninggal setahun yang lalu. Aku sudah bertanya dimana makamnya, tapi ahjeosshi tadi bilang kalau dia tidak tahu…”

Sungmin melotot. Ia tercekat mendengar ucapan Kyuhyun.

Setahun yang lalu?!

Lalu.. Lalu..

“T-tapi Sunshine kan lahir setengah tahun yang lalu, Kyu..” lirih Sungmin. Ia memeluk putrinya makin erat.

“Iya.” jawab Kyuhyun singkat. Ia tersenyum tipis tanpa mengalihkan pandangan dari jalan.

Sungmin menahan nafas. Ia memandang suaminya sebentar, bingung dengan seulas senyum yang terukir di wajah Kyuhyun.

“Tapi setidaknya, dia datang untuk menolong kita, kan?” ucap Kyuhyun menghibur. Sungmin mengangguk setuju. Ia menatap wajah tidur Miina dalam-dalam.

Kalau saat itu bibi Jung bisa membawa gadis kecil ini masuk dalam kehidupan mereka. Membuatnya nyata dan tumbuh berkembang dalam perut Sungmin. Lalu mengantarnya lahir ke dunia.

Maka tidak ada yang tidak mungkin. Bisa jadi bibi Jung masih berkeliaran di sana di suatu tempat. Dengan wajah menyeramkan dan ucapan kasar, namun baik hati dan berkenan menolong orang lain.

oOoOoOoOo

Owari.. ^^

Special thanks, untuk semua yang udah berkenan baca ff ini… Terutama yang berbaik hati mau meninggalkan komentar dan kritik. Saya merasa sangat dihargai kalo bikin ff terus ada yang feedback, huhu T___T

Semoga ga pada bosen baca dan komen di fanfic-fanfic saya, ya ^^

Saranghae❤❤❤

Menghargai jerih-payah author yang ngetik ff ini pas lagi semesteran kan?

Comment kalo gitu~~

Kissu readers

:*

41 thoughts on “Of Abnormal Things – Epilog

  1. flufyacha says:

    jadi yg bantu mini buat melahirkan hantu yach..? ih…… menakutkan…
    jngn blng entar sunshine ngewarisi sifat yadog,usil,suka main gamnya si kyu lagi… wah gawat dong, mending kaya umin aja lucu,manis,baik,qute, suka menabung dan cinta sama saya (dimutilasi author) lari sambil narik umin^^^^^^^ he…he….

  2. dewikitagawa says:

    hehhh…
    bibi jung udah meninggal….aduh…duh…duh…ngeri bget yah….
    saia ampe merinding sendiri….tpy gpp deh yg penting kyumin bsa hidup bahagia…:)

  3. Dian EunhyukieYesungie kyumineunhaelforeverSuju says:

    hahaha…authornya nakal ya wktu kcil nih…. kcil” sdah bsa snyum evilnya bpakanya.. *read:Kyu*
    Kyu ttp pervert ya…wlaupun di tngah” umin lgi sbuk nyusuin author skalipun…wkwkwkwk…
    widih…sya sdah bsa mnebak Bibi Jung itu sdh mninggal lma…krna sya sdh bca sad ver. nya.. mkanya tau..kekeke.. #plakk
    FF chingu bgus bget..
    10 jmpol buat chingu… * dpet drimna aja tuh?? *

  4. silverwook says:

    14 februari pasti ultah’a eonni ia?? hhaha.. enakan baca ianx ni deh,, dripada ianx sad end..bikin nyesek x((
    iaia,,tul tuh kta dian— *nma’a panjang bgd_dian: napa? gg suka?!* #nunjuk org diatas# aku tdi’a ua udh ngira bibi jung udh mninggal cz bca ianx sad end’a… hwaah eonni bru 16 pi jago bkin ff eaa^^ salut dch bwt eonni d^o^b

  5. Sae na says:

    Annyeong
    New reader here
    huftt!! ngebut baca 7 chap skaligus hehehe
    astaga awal2nya baca ni ff langsung serem sdr
    tapi seru
    aku kan suka tuh ma yg berbau2 horor haha

    Awal2nya aku ga suka liat Bibi Jung
    aku kra dia berniat nyelakai kyumin gtu
    tau2nya dia yg baik *nyesel udh -think*

    untung deh Kyumin bisa hidup bahagia
    aku lbh ska yg happy end

    gomawo ^^

  6. Reader baru juga nih, ngebut juga baca chapter2nya, bis penasaran abis. Ni juga ku ulang-ulangin, abisnya diksi nya bagus-bagus, karakternya jg idup banget. Apa author pernah jd umin? Apa author jg pernah jd kyu? Apa author jg pernah ngrasain yg namanya hamilnya cowok?Aish…pokoknya luw keren deh author. Tp tolong bantu aku caranya buat buka yang chapter happy ending donk…bkal sedih klo g bisa buka n baca.Udah kumasukin pasword, tp g bsa juga.Help me please, as soon as possible…keburu pengen baca,gumawo..

    • Lee Sunmiina says:

      Hihi, makasih udah mau baca dan komen. Pasti kalo ga ada yg dikunci, ga akan komen. Ya kaaan?😄

      Mianhae kalo repot gara2 ada yg di protect. Karena NC jadi wajib di protect🙂

      passwordnya = seeOAT

  7. #masih.lap.air.mata :’)
    Ya ampun! Endingnya sesuatu banget! :’D
    Miina , aku pengen gigit Miina #plakkk😄
    Aku selalu suka FF OAT & Curse!
    Demi apapun , ga pernah bosan baca FF OAT meskipun udah berulang kali😀
    FF genre Horror & Mystery paling keren yang pernah aku baca😉 #ini.serius!
    Curse-nya di tunggu😉

  8. Yue Chan says:

    hallo…
    nemu lagi FF couple kyumin…
    tapi kayaknya pernah baca di FFN.. pernah di sana iaa kan??

    salam kenal chingu…^^
    mau coment disini ah..
    krn baru nemu blog gelundungan,, jadi pengen baca.. ^^
    tapi kayaknya banyak yang diprotect ya??
    gimana cara dapatin PW’y??

    ngomng2, gw baca langsung yg ke terakhir ya?? hhe

    ahh…
    Miina… gadis imut tapi tampak evil!! kke

    sbnr’y pas bc di FFN pas ending’y sad,, rada sedih..
    tapi pas bc happy end.. jadi seneng!! ^^
    daebak chingu…

  9. Yue Chan says:

    hallo…
    nemu lagi FF couple kyumin…
    tapi kayaknya pernah baca di FFN.. pernah di sana iaa kan??

    salam kenal chingu…^^
    mau coment disini ah..
    krn baru nemu blog gelundungan,, jadi pengen baca.. ^^
    tapi kayaknya banyak yang diprotect ya??
    gimana cara dapatin PW’y??

    ngomng2, gw baca langsung yg ke terakhir ya?? hhe

    ahh…
    Miina… gadis imut tapi tampak evil!! kke

    sbnr’y pas bc di FFN pas ending’y sad,, rada sedih..
    tapi pas bc happy end.. jadi seneng!! ^^
    daebak chingu…

  10. dama wings says:

    KEREEENN>..

    Authornya memang berbakat bisa buat ide seAPIK ini..

    MANTAP..

    G bisa komen apa-apa lagi KARYAnya LUAR BIASA MENGAGUMKAN…

    ^_^d

  11. Ninaaa ^^ says:

    ffnya daebak! tapi aku belum baca yg happy ending jadi penasaran, oh jadi ternyata bibi jung itu udah meninggal toh wah keajaiban hihi😀

  12. DIRIKU BUTUH PASSWORD HAPPY ENDING-NYAAAAAAAAAAA……………….. #teriak frustasi *sambil cakar tembok*

    arrrrrggggghhhhhhhh……….. demii apaa,, bingung setengah matin baca epilog–nya,, karena ga baca bagian happy ending… T^T
    pleaseee.. open pass dong saeng~~ jebal…

    itu kenapa umin bisa jadi ceweek?????? *tanda tanya besar dikepala*

  13. Kya~~~ Bibi Jung nya udah mati?? pantes aja di rumah sakit Kyuhyun ngomong sendiri,, udeh kaya orang stres.. -_- #dijedotin Kyuhyun oppa ketembok..

    onni,, minta password nya dong yg happy ending,, please.. cz bingung dengan apa yg terjadi di happy ending..🙂

    alfsparkyuelf@yahoo.com okay..🙂 kamsahamnida..🙂

  14. songhyekyung says:

    kerenn..
    itu nama anaknya KyuMin nama author ya?? lucu.. lucu..
    ngga nyangka aja kalo ternyata bibi Jung uda meninggal..
    gomawo ya buat ceritanya.. I like it..

  15. mrinl says:

    author kenapa namanya enggak Minrin aja #plak. huahahahahaha~ pas lihat nama miina jadi ingat muka author XXD~ . keren ffnya ^^. tapi aku mau ikut baca yang happy ending, how to get password author? gomawo~ Fightin’ ^^9

  16. rena_kim says:

    huwahhhhhhhhh ffnya daebak thor
    trnyata sungmin ga mninggal ya????
    mau baca yg happy ending tp d’protec😦 butuh pasword dong author yang baik hati😀

    trnyata bibi jung itu udah meninggal ya????trus yg dateng k’rmh sakit itu siapa????arwahnya ya hiiiiiiiii

    suka deh liat keluarga kecil ini bahagia n saling sayang,trus kyu jg manja bngt sih sma minnie ga mau kalah sma anaknya sndiri wkwkwkwkwkwkwkwkwk

  17. lidya21 says:

    gue kecewaaaa.. mana ENSEHNYAAAAH?A #langsungdigorok eheheheh
    eetapi ini jadi genderswitch dong? hiii, nulis gs juga lo qooh. walo cuma sekepret. suka gue ama ceritanya. happy ending banget. #kisseufiqooh :*:*:*:*:*:*

  18. mrinl says:

    aku perasaan dulu udah pernah baca sequel cerita ini yang mereka pindah rumah, tapi kemana yah author? atau aku memang enggak pernah baca? aneh #plak. nambah keren wpnya ^^b, Fighting

  19. 137joy says:

    sebenernya agak gak rela sih sungmin jadi yeoja? yesungdahlah. u,u

    ya thor yaaaa gue minta pw yg happy ending pliss, gue langsung baca ke epilog masih rada rancu!😦

  20. guixianstan says:

    Woah😮 sempet shock pas denger bibi Jung udah mati tahun lalu tapi dia nolongin ming lahiran setengah tahun lalu😮 aku jadi ngerti kata-kata bibi Jung pas abis bantuin ming lahiran “sekarang aku bisa pergi dengan lega” /manggut-manggut/ aku ngerti kata-kata itu sekarang kkk omo omo😮 miina jail banget😄 kkk ketahuan banget nurun dari kyu:3 kkkk ceritanya keren unni^^ keep writting!^^

  21. Sudah aku duga dari awal persalinan umin. Mesti bibi Jung itu udh mati. Dilihat dr rumah dan sosok misteriusnya. Keren🙂 Tp aku ngakak setiap baca sunmiina di FF ini. Gmana gtu xD

  22. karena si aku baru nemu ff2 begini jadinya aku telat banget yak, belum baca yg happy ver dan langsung loncat ke epilog#gpp lah, seenggaknya udah tau endingnya kaya gimana, tapi aku tetep pengen baca yg happy ver

    ternyata sungmin jadi yeoja? Dan ternyata lagi bibi jung udah meninggal? Bener2 sebuah misteri yak#nyelidik ala2 detective

    buat lagi ff beginian ya thor😀

  23. Terselubung says:

    Yang nolong waktu itu siapaa dooong? Pantes pas terakhir bibi jung bilang ‘aku bisa pergi dgn tenang’ ternyataaa

    Miina sebelum lahir aja uda durhaka kok apalagi pas jd wujud(?) wkwkwkwk tapi serius gue baca ini kayak nonton film xD jelas didepan mata..

  24. hanacho says:

    sneng dech liat keluarga kecil cho…
    gak nyangka sungmin jdi yeoja sungguhan..smpe ke sifat2nya..dan menerima takdir yg bru..

Cium Umin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s