Xiànzhì Shìjiè – Chapter 3

Renji dan Ichigo menyingsingkan lengan hakama mereka. Kedua shinigami gila itu sudah siaga di posisi masing-masing dengan pedang terangkat. Mereka sudah siap untuk saling membunuh –kalau saja suara yang tinggi dan cempreng itu tidak mengganggu sih..

Disclaimer      : All character in my stories are belongs to themself

Pairing            : None for now

Rating             : PG-13

 

a/n                  : Saya ga ngerti bahasa Cina dan saya sudah sangat frustasi soal judul fanfic ini, jadi itu tuh yang diatas nyari di Google Translate. Maapin yah kalo ternyata salah atau gramatical error.. =__=”

 

 

oOoOoOoOoOo

Xiànzhì Shìjiè © Lee Sunmiina

oOoOoOoOoOo

 

 

 

Kyuhyun hanya menggeleng dengan tatapan kosong. Mereka duduk di sebuah tempat serupa lapangan dengan lantai putih dan suasana yang terang. Ia tidak punya niat untuk bergerak atau pergi kemanapun. Kyuhyun terlalu shock –ia termenung beberapa saat sebelum sebuah suara mengusik mereka.

 

“Hey! You yow!”

 

Kyuhyun dan Sungmin mendongkak.

 

Dalam jarak tiga meter dari mereka, berdiri seorang pemuda berambut merah, ia mengenakan hakama berwarna hitam, wajahnya penuh tato dan ia membawa sebilah pedang kayu.

 

“Ck! Ryoka?! Apa yang kalian lakukan disini?!” seru pemuda berambut merah itu sambil berkacak pinggang.

 

Kyuhyun melongo hebat. Pelukannya di pinggang Sungmin mengendur. Saking shocknya Kyuhyun, ia tidak sanggup mengatakan apapun.

 

Sedangkan Sungmin yang masih kebingungan di sisi Kyuhyun hanya bisa memandang heran ke arah laki-laki dengan hakama hitam itu. Hal-hal tidak penting terus berkelebat di kepalanya…

…Sungmin tidak tahu kalau penghuni surga ada yang bertato..

 

“Woi Renji! Kenapa berhenti di tengah jalan, sih!” Seorang pemuda berambut oranye muncul dari belakang Renji, mengenakan pakaian yang sama dan membawa sebilah pedang berukuran besar.

 

Renji mengamati Kyuhyun dan Sungmin secara bergantian, bermaksud menginterogasi mereka hanya dengan tatapannya. Tapi tidak ada yang mencurigakan. Kedua pemuda tampan itu hanya melongo dan balik menatap Renji dengan raut bingung.

 

“Loh? Siapa mereka?” tanya Ichigo bingung.

 

“Sepertinya mereka roh baru yang tersesat sampai kesini.” Renji menggaruk keningnya.  “Ck! Aku baru pulang dan sudah ada kerjaan baru di depan mata!” keluh Renji sambil mendengus kesal.

 

“Heh, Ichigo! Aku capek, kau saja yang antar mereka ke Rukongai. Oke?” ucap Renji seenak jidat dan bermaksud pergi meninggalkan mereka.

 

Ichigo yang tidak terima diperintah semena-mena menarik kerah hakama Renji.

“Woi! Kenapa jadi aku yang disuruh-suruh! Kau kan kapten, kau saja yang antar mereka!” protes Ichigo tepat di depan wajah Renji.

 

“Woi! Kau juga kapten kan?!” Renji balik berseru marah.

 

“Kau kan kapten senior! Jadi kau yang harus mengantar mereka!” seru Ichigo masih tidak mau kalah.

 

“Dimana-mana kouhai itu yang harus menuruti perintah senpai, tolol!”

 

“Siapa yang kau panggil tolol, heh?!!” teriak Ichigo marah. Otot-otot di keningnya mulai bermunculan.

 

Renji dan Ichigo sudah siap beradu otot disana, namun suara rendah Kyuhyun menyela pertengkaran mereka.

 

“Kurosaki Ichigo.. Abarai Renji…” ucap Kyuhyun tiba-tiba. Ia refleks mengatakannya setelah lebih dari lima menit bibirnya terasa kelu. Kyuhyun tidak mengatakannya dengan keras, tapi cukup jelas terdengar oleh Renji dan Ichigo.

 

Kedua shinigami itu spontan berbarengan memandang Kyuhyun, lalu mereka saling menatap satu sama lain, dan pandangan mereka kembali pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun mengedikkan bahu sambil memeluk pinggang Sungmin dengan sebelah tangannya. Ia jadi agak risih karena ditatap secara terus menerus.

 

“Heh, kau bilang mereka roh baru kan? Darimana dia tahu nama kita, hah??”

 

“Mana kutahu! Mungkin saja kau yang mencabut nyawa mereka!”

 

“Kenapa aku lagi?! Aku tidak mungkin teledor! Dia kan memanggil nama kita berdua, bukan hanya aku! Paling juga kau yang lupa menghapus ingatan mereka!”

 

“Jangan bilang ‘kita-berdua’ haish! Menjijikan!”

 

“Lalu maumu apa, hah?! Kita duel saja disini!”

 

“Oh?! Oke! Siapa takut!”

 

Renji dan Ichigo menyingsingkan lengan hakama mereka. Kedua shinigami gila itu sudah siaga di posisi masing-masing dengan pedang terangkat. Mereka sudah siap untuk saling membunuh –kalau saja suara yang tinggi dan cempreng itu tidak mengganggu sih..

 

“AAAAAAKKKKHHHH!! KENAPA KALIAN MALAH BERKELAHI SIH??!!” Sungmin berteriak kesal tepat di tengah-tengah Renji dan Ichigo. Melihat adegan dua orang yang ingin berkelahi, jiwa pembela kebenaran Sungmin langsung muncul. Semua rasa takut dan khawatir yang tadi nyaris membuatnya menangis hilang sudah, berganti dengan jiwa berani untuk membela kebenaran! Yeah! Sungmin the Pink Ranger! #plakk

 

Sungmin merasa ia tidak bisa membiarkan kedua pemuda ini berkelahi. Ck! Mereka pasti remaja labil yang suka membuat kericuhan di surga! Dan sebagai warga baru di surga, Sungmin merasa bertanggung jawab untuk membenahi jiwa-jiwa ini kembali ke jalan yang benar.

 

“Berkelahi itu tidak akan menyelesaikan masalah!! Apa kalian tidak tahu soal itu, hah?? Harusnya masalah itu diselesaikan dengan musyawarah! Dengan kepala dingin!!” ceramah Sungmin panjang lebar sambil berkacak pinggang.  “#$%@#$^637@$%!@&*#$^@^36720@#%73#%39#7346###!!!!!!” Khotbah BunnyBoy itu terus berlanjut. Lama-kelamaan Renji dan Ichigo tidak lagi menaruh perhatian pada isi pidato Sungmin. Mereka malah sibuk memandangi wajah pemuda manis itu.

 

Terpana. Terpesona. Sungmin sudah mengalihkan dunia mereka.

 

Kyuhyun hanya terbengong-bengong di belakang Sungmin. Ini pertama kalinya Sungmin-hyung marah-marah dengan semangat. Padahal sesaat yang lalu mata BunnyBoy itu berkaca-kaca dan rautnya menunjukkan kalau ia bisa menangis kapan saja. Tapi sekarang?? Ckck.

 

Sungmin masih asik dengan khotbahnya saat Renji berbisik pada Ichigo dengan nada terpesona.

“Ini pertama kalinya ada roh plus yang berani membentakku. How cool..” Renji memandang Sungmin dengan mata gemerlap.

 

“Iya. Sama, aku juga.” Ichigo mengangguk, tanpa sadar mengiyakan ucapan Renji. “SHE is very beautiful, isn’t she?”

 

Renji mengangguk. Setuju sekali dengan pendapat Ichigo.

 

“Apa sebaiknya kita bawa ke Seireitei dulu, Go? Soal siapa yang berhak dapetin cewek ini, kita urus nanti..”

 

“Okeh! Yok!”

 

Seringai setan terukir di wajah kedua shinigami mesum itu. Setelah itu mereka berebut untuk menuntun Sungmin. Tidak peduli pemuda itu akan bersedia atau tidak.

 

“Eh? Eh? Aku mau dibawa ke mana?” protes Sungmin. Ia berusaha melepas tangan Renji dan Ichigo yang menggrepe-grepe lengan mulusnya –cari kesempatan dalam kesempitan!

 

“Kita ke dalam dulu ya, sweetheart?” rayu Renji dengan nada mendayu-dayu. Hampir-hampir membuat Ichigo muntah mendengarnya.

 

Sungmin menatap kedua pemuda itu bingung, “Aku mau di bawa masuk ke surga yah?” tanyanya polos.

 

Mendengar itu, Renji dan Ichigo saling berpandangan. Lalu mereka saling melempar seringai setan. Udah cantik, polos pula! Mangsa empuk nih!

 

“Iya, sweetheart~” jawab Renji dan Ichigo berbarengan. ‘Anything for you’ tambah mereka dalam hati.

 

Sungmin hanya bisa menurut saat dua shinigami itu menuntunnya masuk melalui gerbang utama menuju Seireitei.

 

“Woi!” Kyuhyun akhirnya terbangun dari lamunannya. Hampir saja ia tertinggal dibelakang kalau ia tidak buru-buru mengejar kedua pemuda aneh yang menarik Sungmin masuk ke dalam gerbang.

 

 

oOoOoOoOo

 

 

 

“Aih! Aih! Manisnyaaa!!” Seorang wanita cantik berdada besar sibuk menoel dan mencubit pipi Sungmin. Cantik sih, tapi wanita ini seolah membawa aura ‘Tidak diinginkan’..

 

Karena tidak jauh dari wanita itu, Renji dan Ichigo memandangnya dengan tatapan murka –yang tertahan. Sebenarnya mereka sudah tahu kalau Sungmin bukan wanita –Renji sempat ‘tidak sengaja’ menyikut dada Sungmin dan betapa terkejutnya shinigami berambut merah itu saat ia tidak menemukan sesuatu yang kenyal di dada Sungmin. Tapi anehnya, hal itu tidak menyurutkan perasaan ‘Love at first sight’ mereka.

Renji dan Ichigo justru semakin bernafsu untuk berebut memiliki Sungmin.

 

Tapi masalahnya sekarang bukan persaingan diantara mereka.

 

Wanita sok seksi inilah yang menjadi masalah sekarang ini.

 

Maksud awal mereka mengajak Sungmin ke dapur untuk bersenang-senang (?) dan sekarang malah terganggu oleh kehadiran wanita paling menyebalkan se-Seireitei. Argh!

 

Kyuhyun duduk di kursi dekat jendela dan tenggelam dalam pemikirannya sendiri. Ia serius mengamati wanita yang sibuk mencubit Sungmin sejak tadi. Kyuhyun mengenal wanita ini..

 

Rangiku Matsumoto.

 

Fukutaichou divisi ke-10 dalam 13 gotei di Soul Society. Kyuhyun tidak menyangka orang-orang ini benar-benar mirip seperti yang dilukiskan oleh Tite Kubo.

 

Hanya saja..

 

Mereka semua terasa lebih nyata. Seperti sosok-sosok khayalan yang diberi jiwa dan raga. Menjadi ada.

 

Begitu banyak pertanyaan yang berputar-putar di kepala Kyuhyun.

Tapi pertanyaan terpentingnya sekarang..

 

Kenapa ia dan Sungmin bisa masuk ke dalam Soul Society?!

 

Kening Kyuhyun mengerut. Otak jeniusnya memutar ingatan tentang kejadian beberapa saat yang lalu.

 

Gempa bumi. Tidak bisa bergerak. Berpelukan dengan Sungmin. Tersesat sampai ke dunia ini. Dan itu semua terjadi setelah Kyuhyun menyelipkan pembatas buku berwarna oranye ke dalam sebuah komik.

 

Mata Kyuhyun spontan membulat.

 

Pembatas buku!

 

Kyuhyun buru-buru merogoh kantongnya. Tadi ia sempat menyelipkan salah satu pembatas buku itu ke dalam sakunya. Kyuhyun menghela nafas lega saat ia meraba sesuatu yang keras seperti kayu dari dalam kantongnya. Sebelah pembatas buku itu masih ada di kantungnya.

 

Kyuhyun tahu kalau Soul Society itu tempat berkumpulnya orang-orang yang sudah mati. Tapi hatinya kuat mengatakan kalau Sungmin dan dirinya belum mati. Mereka hanya tersesat di sini. Kalau sebelah pembatas ini bisa menyesatkan mereka sampai ke tempat ini, maka ada kemungkinan potongan pembatas buku yang digenggam Kyuhyun sekarang juga bisa memulangkan mereka kembali –ke bumi.

 

Kyuhyun melirik Sungmin. Hampir tertawa melihat tampang bingung bercampur takut terlukis di wajah BunnyBoy itu. Sungmin kan tidak suka wanita yang agresif, haha. Dia pasti ketakutan sekali sekarang.

 

“Mau minum arak, manisku?” tawar Rangiku sembari mengedipkan sebelah matanya pada Sungmin. Sungmin memandangi gelas berisi arak itu dengan perasaan ragu. Tapi sebelum Sungmin menerimanya, tiga orang sudah panik dan menghambur menghalangi Sungmin yang ingin meraih gelas arak itu.

 

“Aish, hyung! Jangan pernah minum arak! Arak lebih keras dari wine!” Kyuhyun mencak-mencak. Tidak peduli Sungmin akan bersungut kesal atau marah-marah karena diperlakukan seperti anak kecil.

 

Ichigo melotot kesal pada Rangiku. “Arak itu bukan untuk anak di bawah umur!” serunya kesal. Sungmin yang mendengar ucapan Ichigo semakin melipat bibirnya. Sekarang bukan hanya Kyuhyun yang memperlakukan ia seperti anak kecil. Pemuda berambut oranye ini juga! Aish!

 

“Jangan mengajarkan hal buruk pada anak di bawah umur, dasar jelek!” Renji ikut-ikutan berseru marah. Mendengar ini, rasanya Sungmin ingin berteriak dan menjambak semua kepala yang ada di ruangan ini! Setelah Kyuhyun, pria berambut oranye, dan sekarang pria berambut merah ini juga ikut-ikutan!

 

“Idih, aku kan hanya menawarkan. Lagipula dulu aku minum arak diusia 7 tahun…” cibir Rangiku membela diri. Dan spontan dijawab secara berbarengan oleh duo shinigami temperamental se-Soul Society.

 

“JANGAN SAMAKAN DIA DENGANMU, BODOH!” seru Ichigo dan Renji dengan berapi-api.

 

“Hiiis!” sungut Rangiku. Tidak terima dijadikan bulan-bulanan kesalahan. Tapi sebelum ia bisa memprotes lebih jauh, ucapannya terpotong oleh suara lembut muncul dari pintu. Dan mengalihkan semua kepala ke sosok yang berdiri di pintu dapur.

 

“Kenapa ribut-ribut?” tanya sosok wanita berwajah keibuan yang berdiri di depan pintu. Parasnya lembut. Rambutnya dikepang dua dan ditarik kedepan menutupi dada.

 

Melihat wanita itu, Rangiku berhenti bertengkar dengan Ichigo dan Renji. Lalu spontan turun dari meja.

 

“Ah-haha. Bukan apa-apa Unohana-taichou~” sahut Ichigo salah tingkah. Renji buru-buru melempar senyum saat Unohana melirik ke arahnya.

 

“Dua pemuda ini siapa? Aku belum pernah melihatnya di Seireitei.” tanya Unohana sambil tersenyum manis ke arah Sungmin. Mata lembut itu memperhatikan Kyuhyun dan Sungmin dengan ekspresi tidak terbaca.

 

“Ah, anu. Mereka roh yang tersesat di depan gerbang tadi. Jadi kuajak masuk saja. Ini baru mau kuantar ke Rukongai kok.” Renji menyahut buru-buru. Ia tersenyum lebar berusaha menutupi rasa gugupnya.

 

“Tumben kau ramah pada orang, Abarai-san?” Unohana menatap Renji dengan pandangan menyelidik, seulas senyum masih belum terhapus dari wajahnya. “Lagipula tampaknya mereka bukan roh..”

 

Kata-kata Unohana kontan membuat Renji, Ichigo, dan Rangiku melongo. Sungmin memandang wajah-wajah itu dengan ekspresi tidak mengerti. Dan Kyuhyun tersenyum, sedikit demi sedikit ia mendapatkan celah jawaban.

 

“Kenapa?”  Unohana membalas tatapan shock ketiga shinigami itu dengan senyuman. “Mereka memang belum mati kok..”

 

 

oOoOoOoOo

Tbc..

 

a/n :  Kemaren banyak yang salah jawab.. =_= Apa hubungannya sama Zhoumi coba?? Haha.

 

Yang udah baca feedback you~~

Saya males ngunci cerita, jadi please. No silent readers ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30 thoughts on “Xiànzhì Shìjiè – Chapter 3

  1. heekyuismylife says:

    Sun!ini istri nya Heenim yg kamu larang peluk2 Ming itu #apadeh
    hyaaa…pasti Ming imut bgt!jdi pengen cubit pipi Ming juga!
    Kyu ktularan babo nya Yeppa y,smpe bengong gitu Ming dibawa Renji+Ichigo?kkkk~
    intinya,lanjutkan Sun!😀

  2. Beneran??!! wkwkwk crossover nih! xp
    ngakak pas baca bagian Renji ma Ichigo rebutan Umin. aish~ sbengitu imutnya umin ampe kartu aja demen, kyaa~ >o<
    jadi ini KyuMin bakal berkelana ke berbagai komik(dunia) atau cuma di bleach aja?
    yosh! updeto!!!!
    saya juga masih setia nungguin The Concubine. v^^v

  3. flufyacha says:

    cie… cie… lagi2 umin jadi rebutan nih, seharusnya kyu mulai waspada umin banyak yg naksir (apalagi saya) semua mengira umin masih di bawah umur pdhl udah tua (plak.plak plak ) saking imutnya sih… jd gimana cara kyumin bakal balik kedunia nyata? hanya Tuhan dan author yg tau…. makanya updatenya jngn kelamaan yach tor…..^^^ biar saya dan kyumin tdk pnasaran!!!

  4. Yaza says:

    aah~ jadi eon suka bleach juga? Yay! *lompat*
    yaza gak nyangka kalau mau di crossover in sama bleach. tapi gak papa sih. yaza seneng😀
    eon, piyin itu apa? yaza gak ngerti
    itu, sungmin suka sama kyuhyun ya? keliatan banget lho :3
    update eon~ yaza tungguin kok :DDD

  5. HanaJj says:

    haduh.. Gak di dunia nyata, gak didunia maya. Tetep aja saingan Kyu ngerebutin Umin banyak.
    Kyu, yg sabar ya..
    Ichigo ma Renji tetep aja kerjaan.a bertengkar mulu.

  6. evilkyumin says:

    kyuuuu,,,,aih,,,dmana2 kamu emang jenius chagi,,,#dgeplak ming,,,

    Jd kyu min nyasar ke dunia bleach nih??#sotoy

    Lanjut ya miina,,,,
    Cayoooo

  7. waaah! Jadi beneran di crossover sama bleach??!! Sugoiiiiii!!!
    Fuwaaaah!! Sungmin diperebutin sama ichigo ma renji!! Ah, byakuya ntar ada g,ya?? *ketawaketiwisendiri* siapa tahu, umin dianggap pengganti kakak rukia.. Jiahahaha DIESSSH #digaplokauthor,kyu,umin
    ya-aku kan bilang byakuya yg anggap.. umin kan cuman buat kyuu >o< #dibankaibyakuya
    *loh, aku kok jd ngmg sndiri=='*

    author lii, bikin kyumin main juga ke komik oda sensei dong, one piece.. #maniakonepiece

  8. kireinasweet says:

    Jiahhhhhh kirain pemuda dgn muka bertato dan berambut merah itu penjaga nirwana yg biasa ada di klenteng2 gambarnya…

    Ehhhh ternyata malah nyambung ke komik bleach..Gubrakkk

    Ketauan nie author fans komik bleach

    Btw lama2 genre-nya jd humor yah?

    Si kyumin dpt bankai ga yah?

  9. haelfishy15 says:

    wuaaa kocak bgt! wkwk
    megap-megap (?) sendiri pas baca chapter ini. tiba-tiba kok nyambung ke bleach –”
    tapi keren! update yaa

  10. sps_jjm_jhh says:

    jujur bingung banget karakter diatas.
    habis ga seberapa suka nama-nama jepang..eh itu nama jepang atau bukan yah.?

    ngebayangin Bunny Ming yang biasanya di atas panggung kalo ngomong aja malu-malu dan disini dia cerewet abis pasti lucu buanget yak. hahhaha.

    ini belum dilanjutkah eon.?
    di tunggu lanjutannya eon.

  11. Dheena13 says:

    Hahahahahahaha…… Kyumin di dunia BLEACH…. Hehehehehehe…… Lanjut Thor… Seru niey critanya… Hihihihihihihi…..

  12. bluemi magnifico says:

    huuaaa ada ya pencamun nyawa, yang terpesona sama sungmin
    kyu awas kamu punya saingan lagi
    2 orang lagi
    itu sungmin jangan diajarin nakal, minum arak no! tak boleh baby
    tenang eonni aku bukan silent readers, selalu comentar walaupun ngelantur dikit kekekek

    semangat eonni ‘fighting!’

  13. minhyun says:

    wkwkwk ming masih mikir itu di surga😄, tumben kyu g cemburu ming direbutin para lelaki mesum O.o?

  14. adinya aku kirain soul society Itu game, jdi mereka masuk ke dunia game. Trnyata dunia org mati. Wkwkwkwk….
    Aku masih blm nyambung sih ini ceritanya gmn dn kemana, makanya mau nungguin post selanjutnyaaaa.
    Oia mau nanya juga ŋɪ̣̝̇ćн̲̣̣̣̥ sekalian. Itu yg the abnormal things ga bsa dibuka. Page eror. Yg parody the concubine juga page error.

Cium Umin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s