SEDLUPUS – Chapter 3

Kyuhyun sang raja Werewolf, jatuh cinta pada Sungmin yang straight dan keturunan manusia. Apa yang terjadi saat Kyuhyun membawa Sungmin secara paksa ke negrinya, SEDLUPUS?

Pairing : Kyumin
Genre : Fantasy, Romance
Rate : T/PG untuk chapter ini.
Warning : Mpreg, YAOI
Disclaimer : Kyumin milik KYUMIN SHIPPER!

*.-.-.-.-.-.-*

SEDLUPUS

*.-.-.-.-.-.-*

Chapter 1, Chapter 2,

Sungmin gemetar. Refleks ia menggenggam tangan Kyuhyun karena takut, lalu perlahan ia beringsut untuk bersembunyi di belakang Kyuhyun.

Serigala itu memandangnya buas, liur menetes dari taring besarnya yang berderet tajam menakutkan. Dilihat dari ekspresinya, harusnya makhluk itu sudah menerkam Sungmin sejak tadi. Namun entah kenapa, setelah berada sedekat ini, serigala itu justru duduk dengan jinak di hadapan Kyuhyun. Seperti seekor anjing setia yang berada di dekat majikannya, serigala itu menjulurkan lidahnya jinak saat Kyuhyun mengusap kepala dan menggaruk lehernya.

“Dengar Sungmin-ah. Jangan pernah coba-coba berjalan selangkah pun keluar kastil tanpa aku…”

Sungmin membeku mendengarnya. Tidak tahu harus menjawab apa. Sepertinya niat kabur itu ide terburuk yang pernah melintas di kepalanya. Ia tidak akan bisa bebas dari sini, kecuali Kyuhyun melepasnya dan mengantarkan Sungmin menuju kebebasan. Sayangnya itu tidak mungkin.

“Bagaimana? Kau tetap ngotot mau pulang sendiri? Atau kita kembali ke kastil sekarang?” Kyuhyun bertanya dengan seringai, sedikit menakut-nakuti Sungmin.

“A-aku mau kembali ke kastil…” Sungmin mengeratkan pegangannya ke lengan Kyuhyun. Entah kenapa ada sugesti halus yang membuatnya percaya dengan berada di dekat Kyuhyun, ia akan aman dari taring-taring serigala itu.

Bagaimana tidak? Serigala punya insting yang kuat untuk membedakan mana lawan yang seimbang dan mana yang tidak seimbang. Makhluk-makhluk dengan indra penciuman tajam itu tentu tahu, sedikit saja mereka menyentuh Sungmin, Alpha-Kyu tidak akan segan-segan mencabik mereka.

“Oke, kita kembali sekarang.” Kyuhyun berbalik, dirangkulnya bahu Sungmin erat. Dengan senyum kemenangan Kyuhyun menggiring Sungmin kembali ke kastil.

Sebelum memasuki pintu, Kyuhyun sempat berbalik menghadap ke kerumunan serigala yang masih duduk dengan patuh sejak tadi. Kyuhyun mengeram, lalu berseru dengan nada memerintah…

Nunc, servum!”

*.-.-.-.-.-.-*

Sungmin melangkah terburu-buru. Begitu yakin sudah berada di wilayah aman dari jangkauan serigala-serigala tadi, dengan ketus Sungmin menampik lengan Kyuhyun yang melingkar di pinggangnya. “Jangan pikir aku menyerah!” ujarnya ketus.

“Kita lihat saja… Apakah semangatmu masih tetap semembara ini setelah purnama…” Kyuhyun menyeringai, beberapa taring kecil muncul saat ia melakukannya. Kyuhyun mengangkat lengannya, bermaksud merangkul Sungmin sekali lagi namun pemuda itu bergerak lebih gesit, menampik tangan Kyuhyun dengan gerakan kasar.

“Jangan sentuh aku, monster!” cecar Sungmin. Emosi di dadanya kembali meluap. Awalnya Sungmin masih berani untuk balas menatap Kyuhyun, namun saat mata hitam itu berkilat tajam, Sungmin tidak bisa menahan diri untuk tidak berpaling. Masih ada rasa takut pada Kyuhyun namun harga dirinya yang tinggi membuat Sungmin berani membentak pemuda setengah serigala ini.

“Mau kemana, Sungmin-ah?” Kyuhyun buru-buru menarik lengan Sungmin saat pemuda manusia itu bermaksud untuk pergi. Wajah Kyuhyun mengeruh, ada pedih menjalar di dadanya saat Sungmin menatapnya penuh kebencian.

“Kembali ke penjaraku,” jawab Sungmin sinis.

“Tidak. Siapa bilang aku mengizinkan?” Kyuhyun meremas lengan Sungmin, mengunci gerakan pemuda itu agar tidak pergi kemanapun. “Kau akan makan berdua denganku, malam ini,” ujar Kyuhyun dengan nada mutlak.

*.-.-.-.-.-.-*

“Kenapa tidak dimakan? Rasanya kurang enak?” tanya Kyuhyun lembut. Di meja ini hanya ada mereka berdua, Kyuhyun memang sengaja. Sesering mungkin Kyuhyun ingin meluangkan waktu agar pemuda manusia ini menyadari kalau ia sungguh-sungguh dengan perasaannya. “Atau kau tidak suka daging panggang, Sungmin-ah? Aku bisa menyuruh pelayan membawakan menu lain…”

“Aku tidak suka makanan monster,” cibir Sungmin sinis.

Kyuhyun mendelik. “Sungmin! Jaga sikapmu!” tegurnya geram, giginya gemertak beradu. Bagaimanapun, Kyuhyun adalah calon mate-nya. Bersedia atau tidak, Sungmin harus berada di bawah dominasi Kyuhyun. Beruntung tidak ada orang lain di meja ini, kalau tidak, Kyuhyun sudah memastikan ia akan menunjukkan sikap disiplin seorang Alpha. Kali ini, ia akan bersabar. Namun sepertinya sikap Sungmin yang justru menguras kesabaran.

“Masa bodo,” sambung Sungmin ketus. “Kau bukan siapa-siapa. Jangan sok mengaturku, monster!”

“Sungmin!” seru Kyuhyun berang seraya menggebrak meja. Meja panjang tempat Kyuhyun dan Sungmin saling duduk berhadapan itu berderit dan bergetar, dua gelas minum di atasnya tumpah dan membasahi beludru merah yang terbalut di permukaan meja makan.

Sungmin tercekat, jantungnya berpacu cepat. Refleks ia menunduk saat ingatan tentang wajah dan kuku serigala di malam itu kembali berputar di kepalanya. Mungkin karena sikap lembut pemuda ini, Sungmin nyaris lupa Alphapa menyeramkannya Kyuhyun.

“Cepat habiskan makan malammu. Aku masih banyak pekerjaan!”

Sungmin mendengus. Ia mengerat sendok dan garpu yang ada di genggamannya, berusaha menahan ketakutan demi harga dirinya. Namun sekuat apapun Sungmin berusaha, tetap saja tangannya tidak berhenti gemetar dan justru sekarang bahunya ikut gemetar saat Kyuhyun menatapnya tajam. Sungmin menunduk makin dalam, ia masih berani mencibir kecil meski alih-alih Sungmin menuruti perintah Kyuhyun, menyuap beberapa potong daging ke dalam mulutnya.

Keadaan kembali tenang. Sungmin berusaha untuk tidak membuat suara. Makan dengan tangan gemetar membuatnya sesekali menimbulkan suara kelontang kecil karena garpu dan piring yang bertabrakan.

Walaupun Sungmin memasang wajah angkunya itu, Kyuhyun tahu kalau pemuda ini tengah gugup dan ketakutan. Ada sedikit sesal karena telah membentak Sungmin tadi, tapi kalau Kyuhyun tidak bersikap tegas, Sungmin akan semakin sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan ini.

“Kalau sudah selesai, Jungmo akan mengantarmu ke kembali ke kamar,” ucap Kyuhyun sembari menenggak anggurnya.

Sungmin hanya bergeming sebentar. Lewat ekor matanya, Sungmin bisa menangkap sosok tinggi berdiri di pintu. Sosok sama dengan orang yang menyelamatkan Sungmin dari Kyuhyun seminggu yang lalu.

“Selesai.” Sungmin meletakkan sendok dan garpunya, sebisa mungkin tanpa menumbulkan suara. Ia menelan kunyahan daging yang terakhir, rasanya enak, yang membuat buruk adalah suasana canggung ini. Daging seenak apapun bisa tiba-tiba terasa hambar kalau Sungmin dipaksa duduk makan bersama dengan Kyuhyun.

Kyuhyun berdiri. Sama-sama sudah menghabiskan makan malamnya. “Mo, bawa dia ke kamar kosong yang ada di sebrang kamarku,” perintah Kyuhyun sebelum ia melangkah meninggalkan ruangan.

Sungmin melotot mendengarnya. Kamar di sebrang kamar Kyuhyun? Bagus sekali.

*.-.-.-.-.-.-*

Kyuhyun mendongkak begitu pintu ruang kerjanya berderit terbuka. Ia tahu siapa yang akan muncul dari balik pintu, dan dugaannya tidak pernah meleset. Sosok pria jangkung berambut pirang masuk dan kembali menutup pintu ruangan.

“Kau tidak lupa mengunci pintu kamarnya kan, Jungmo?” tanya Kyuhyun memastikan. Walaupun rasanya tidak mungkin, Kyuhyun tetap takut Sungmin melakukan hal cerdik lainnya untuk dapat kabur dari sini.

Factum, Maiestatis…” jawab Jungmo patuh.

“Sudah kubilang jangan panggil aku Yang Mulia, Jungmo!” Kyuhyun mendengus. Selalu merasa kesal tiap kali sahabat kecilnya ini memanggilnya dengan begitu formal.

Jungmo terkekeh kecil. “Maaf.”

“Bagaimana dengan Sungmin? Apa dia memukulmu?” tanya Kyuhyun sembari bertopang dagu. “Dia bisa sekasar itu saat marah. Tapi kujamin itu bukan karakter aslinya…” Kyuhyun mengutarakannya dengan senyum mengembang. Tentu saja Kyuhyun tidak menyadarinya, itu sudah menjadi gerak refleks baginya sejak setahun yang lalu. Setiap kali melihat sosok ceria Sungmin atau saat ia membicarakan tentang Sungmin, senyum itu terbentuk tanpa bisa ditahan.

“Sungmin sempat marah-marah tadi. Tapi kudiamkan saja, toh aku juga tidak mengerti bahasanya.”

“Tunggu saja, pemuda itu belajar dengan cepat. Aku yakin Sungmin yang akan segera menyesuaikan diri dengan bahasa kita,” ujar Kyuhyun sembari tersenyum bangga.

Jungmo melirik Kyuhyun dari sudut matanya, seolah-olah memastikan kalau orang ini benar-benar Kyuhyun. Kyuhyun yang biasanya selalu memasang ekspresi keras, jarang tersenyum dan lebih sering menyeringai. Dan satu hal lagi yang paling janggal… Sudah lama Kyuhyun tidak pernah tersenyum saat menceritakan seseorang. Yang terakhir saat mereka masih sama-sama bocah, saat Kyuhyun masih menjadi puppymanja yang selalu menempel pada ibunya. “Kau juga belajar dengan cepat, terlalu cepat.” Jungmo membalikkan kata-kata Kyuhyun. Meski sebenarnya lebih berniat mencibir daripada memuji. “Dalam setahun mati-matian berusaha menguasai bahasa asing hanya demi seorang pemuda manusia. Tsk! Kau akan jadi bahan gunjingan anggota dewan.”

“Siapa yang peduli?” Kyuhyun mengangkat alis, pura-pura tidak peduli. “Coba saja kalau orang-orang tua itu berani mengusik kehidupan pribadiku.”

“Ye, kau benar. Anggota dewan tidak akan mengganggu keputusanmu. Tapi setidaknya berdiskusilah dulu dengan Alpha-Yun.”

Kyuhyun melenguh. “Kulakukan nanti,” ujarnya setengah mengeluh.

Jungmo tidak berniat berhenti sampai di situ. “Padahal kau bisa saja memaksa pemuda manusia itu, tanpa perlu mempelajari bahasanya atau menjadikan ia sebagai Mate-mu. Cukup untuk memuaskanmu, kan? Kenapa harus repot-repot, eh?” Tidak bermaksud menyudutkan sahabatnya sendiri, ia hanya ingin mencibir sedikit.

Kyuhyun terkekeh. Entah mana yang lebih menggelikan, pertanyaan Jungmo atau sikap konyolnya yang rela bersusah payah demi seorang pemuda keturunan manusia.

“Kau pernah dengan pengorbanan demi orang yang kita cintai?” Kyuhyun sendiri terkejut, nyaris tersedak oleh kata-katanya barusan. Kata-kata yang telalu manis untuk ukuran seorang Kyuhyun. Pemuda itu nyaris merona malu, tapi Kyuhyun buru-buru menyembunyikannya. “Cepat cari Mate-mu! Dan kau akan mengerti kenapa aku mau repot-repot seperti ini demi Sungmin.”

“Tsk!” Jungmo terkekeh dan menggeleng canggung. “Aku tidak akan mencari Mate sampai kau punya putra, Kyuhyun.”

Kyuhyun tersenyum mendengarnya. Jungmo tidak sungguh-sungguh, sekali lagi sahabatnya ini tengah menyindir Kyuhyun. Menyindir keputusan Kyuhyun untuk memilih mate dari kaum manusia, terlebih seorang pria. Tapi Kyuhyun sudah berjanji, bagaimanapun caranya, silsilah Cho tidak akan berhenti sampai disini…

“Ngomong-ngomong soal putra, Mo…”

“Ye?”

“Apa kau sudah menemukannya?” Kyuhyun bertanya ragu, dipandangnya Jungmo dengan kening bertaut. “Gulungan itu…” bisiknya lagi. Kyuhyun menunduk berpikir, sesaat ekspresinya berubah keras. Ia akan terima apapun jawaban Jungmo, karena Kyuhyun sendiri tidak yakin kalau gulungan mitos yang pernah diceritakan ayahnya itu benar-benar ada.

Melihat ekspresi setengah putus asa Kyuhyun, senyum Jungmo mengembang. Sepertinya Alpha muda ini tidak menyadari kalau sejak tadi Jungmo melipat dua tangannya ke belakang, tentu untuk menyembunyikan benda yang sekarang digenggamnya.

“Sepertinya kau benar-benar serius dengan pemuda manusia itu…” komentar Jungmo membuat kening Kyuhyun mengernyit.

“Tentu saja aku serius!”

Jungmo tersenyum lagi. Helai rambut pirangnya tersapu kedepan, sedikit menutupi mata sipitnya yang memandang Kyuhyun tajam. Tentu saja ia tahu kalau Kyuhyun serius dan penuh perhitungan dalam bertindak. Tapi khusus untuk kali ini, Jungmo benar-benar dibuat terkesima oleh keseriusan Kyuhyun.

Jungmo sedikit menyapu rambutnya, merapikan helai-helai pirang yang sedikit menutupi pandangan. Lalu dengan sebelah tangan, Jungmo melempar gulungan yang digenggamnya ke atas meja Kyuhyun, spontan membuat Alpha muda itu terkaget-kaget.

“Aku tidak tahu mitos gulungan itu sungguhan atau hanya lelucon leluhur kita. Kau coba saja.”

Kyuhyun tercekat, tidak sempat menjawab. Ia terlalu terkesima. Gulungan yang awalnya ia kira hanyalah mitos semata, kini sungguh-sungguh ada di depan matanya. Kyuhyun menyeringai, diangkatnya gulungan itu dengan khidmat. Persetan soal mitos atau lelucon, ia benar-benar akan mencobanya.

“Lakukan sehari sebelum malam purnama, setelah satu bulan kalian menjadi Mate.”

Mendengar itu, Kyuhyun mencibir dirinya sendiri. Tsk! Ia bahkan belum menandai Sungmin sama sekali. Mungkin ia harus melakukannya besok? Atau lusa? Secepatnya sebelum purnama tiba. Kyuhyun tidak ingin mengambil resiko, ia pasti melukai Sungmin dalam wujud serigala.

“Ada yang lain?” Kyuhyun bertanya lagi, sembari membuka gulungan kertas tua itu dengan hati-hati.

“Tidak.” Jungmo mengedikkan bahu.

Sesaat, dua pemuda serigala itu terhanyut dalam kesunyian kamar. Kyuhyun sibuk membaca gulungan di tangannya dan Jungmo sibuk memperhatikan Kyuhyun sambil berpikir. Tidak ada yang berniat untuk bicara, sampai Jungmo merasa risih sendiri dengan pertanyaan demi pertanyaan yang berkelebat di benaknya.

“Kalaupun gulungan itu benar-benar bisa membuat Sungmin mengandung, kau tetap serius akan melakukannya?”

Kyuhyun berhenti. Diliriknya Jungmo dengan sorot tajam. “Aku serius,” ujarnya yakin. “Ada apa? Kau takut dengan komentar miring anggota dewan? Mereka urusanku, kau cukup turuti apa yang kuperintahkan padamu.”

YeMaiestatis,” Jungmo membungkuk reflek, ia sudah terbiasa mendengar perintah Kyuhyun sebagai sesuatu yang mutlak baginya. “Apa aku masih dibutuhkan di sini?” tanya Jungmo sopan, meski sepertinya sikap sopan Jungmo sedikit menyinggung Kyuhyun.

“Berhenti bersikap begitu, Mo! Tidak ada orang lain di sini, aku merasa kau seperti sedang menyindirku dengan sikap sopanmu itu,” lenguh Kyuhyun setengah terluka, Jungmo hanya menanggapinya dengan tersenyum simpul. “Dan ya. Kau boleh pergi sekarang,” ujar Kyuhyun tanpa mendongkak, pandangannya masih terfokus ke atas gulungan kertas tua itu.

“Ye, aku permisi, Alpha-Kyu.” Jungmo berbalik, bersiap membuka pintu saat Kyuhyun sekali lagi memanggil namanya.

“Dan, Mo…” Kyuhyun mendongkak lagi, lalu menyeringai jahil. “Cepat cari Mate!”

*.-.-.-.-.-.-*

TBC!

Ket :

Nunc, servum : Pergilah sekarang

Factum, Maiestatis : Done, Your Majesty

oOoOoOo

Jungmo : Mo? Lu kire gue sapi, apa?

Author : #ngakak *Mooooooo~~~*

Sungmin : Dari kemaren gue ngamuk-ngamuk doang? ==”

Jungmo : Padalah pertama muncul gw udah kayak superhero. Eh ternyata gw jadi pembantu Kyuhyun, nasib oh nasib… ==”

Kyuhyun : lol, I love my so-cool-man character here.

Sungmin : So cold-asshole man character here, yang bener ==”

Kyuhyun : Min! Jaga sikapmu! *ngikutin karakter serigala!Kyu*

Sungmin : *ngacangin Kyuhyun* Kenapa harus gue terus yang hamil? Ga ada inovasi baru apa? Kyuhyun kek yang hamil! Atau Jungmo kek! Siwon kek! Patung kek!

Jamaah pun hening…

Sungmin : *masih sibuk protes* Atau suruh serigala kek yang dapet bagian bunting, kan satu ras sama Kyuhyun! Kenapa selalu gue sih! Selalu aja yang bunting gue! Yang dibawah gue! Yang dapet bagian cewek selalu gue! *gak terima*

Author/Kyuhyun/Jungmo : -_-”

Siwon : Kok saya dibawa-bawa? Nama pun gak muncul kenapa saya kena getahnya? T_T

Author : *mengabaikan seluruh protes cast*

Sekali lagi maap ya kalo pendek, jangan marah ya T^T

No silent readers please, kalau ga banyak silent readers, nanti malam saya mau update Kitty-Kitty, Baby! Minta reviewnya yaaaaaaaah~ *bungkuk-bungkuk* m_ _m

Author mau kabur sebelum dikeroyok seluruh cast!

#ngacir

45 thoughts on “SEDLUPUS – Chapter 3

  1. nikyunmin says:

    wow.. wow..
    finally,i meet the story..!!
    i want read it again..^^
    i wonder who owns min before..

    mind to continue this story??

  2. miss ming says:

    comment-nya aku rapel ya dari chap1

    wwaaww, what a cool idea…
    i imagine that kyu characters in this story looks like ‘jacob’ in twilight
    cool sexy werewolf, but don’t think ming as ‘bella’

    oiya, waktu kyu berubah jadi serigala itu agak mirip pas prof lupin berubah, serem banget

    daebak,,,keep writing on..
    fighting..!!!

  3. vyan says:

    pengenya sih panjang2 lanjutannya.. tp gpp d😀
    yang penting dilanjutin n ga ngilang ky wktu kmrn TT~TT
    lanjutin yang manapun aku setuju.. krn g suka smua sun😀
    ditunggu lanjutannya.. Hwaiting!!!!

  4. ceritax bner” keren…daebak author…^^..aq bacax gak berenti senyum” sndri…karakterx Sungmin dsni lucu..sok berani..tpi sekali digertak ma Kyu lags ciut…hehehehe
    next storyx sangat ditunggu….^^b

  5. somebody says:

    author.. Ff bru lg nih..
    khas bgt gaya cerita’a. Tiba2 lgsg masuk ke garis besar cerita, tanpa prolog. Chapter brkut mlai byk karakter+masalah. trus lama2 ada chap yg isi’a side story+semacam prequel. trus stuck ide’a. nyahahaha :p
    statement t’ahir bcanda thor.. But i like it^^
    habis’a saya frustasi, ff multi-chapter bikinan author sukses bkin saya penasaran. trus ujug2 macet gtu aj, trus release ff ciamik baru. ide cerita’a volatil yak.. hehehe (^.^)v peace..
    jaga kesehatan ya author, biar ff yg lama cpt kelar, trus bkin ff yg yahud..
    author hwaiting (>.<)9

  6. nova KS says:

    hi min..
    saya reader baru yang ga sengaja ketemu sama cerita ini..
    kalau boleh tanya kenapa di sini kok laki laki d buat hamil ya.?
    maaf kalau pertanyaan ny menyinggung..😦

    • Lee Sunmiina says:

      Karena semua fanfic saya begitu, kalo ga suka ga perlu dateng ke blog ini. Semua fanfic yang ada di blog ini seperti itu.

  7. yoora says:

    akhirnya ni ff ada lanjutanya juga .. asli w udaaah penasaran –”
    kereeeen sun !! auuu aah w bingung mau komen apa pokonyaa DAE to the BAK !! next partt kutunggu xDD

  8. Anisaaa says:

    Hahaha, sungmin protes
    kayaknya udah jadi takdirnya deh kalo di stiap ff yaoi dia berperian di bagian yang cewek, terima takdir aja ya ming
    lagian mukanya megang banget sih untuk jadi uke

  9. dinlove137sj says:

    akhirnya menemukan cerita ini disini..
    suka banget dengan ff tema beginian..

    so lanjut n update asap ya..
    hwaiting!^^

  10. Babykyu says:

    yeay ff kyumin again ^^ (so’ inggris)

    gak sabar nunggu next chapter ^^
    lanjut ya chingu, hwaiting ^^
    aku bingung mau coment apa TT
    Mian ya coment ya pendek chingu :”(

  11. fiiiiiiiiq, ini aku @kyumints🙂 aku juga suka yang ini!! lumayan bikin speechless. karakter Min di FF ini ga terlalu ”pasrah” jadinya lebih seru. hehehehehe. cuma Sungmin nya agak terlalu galak ga sih fiq? Agak kaget pas part ”aku tidak memakan makanan monster”. itu jleb bener!! Hahaha. Good Job, Fiq!! ditunggu yaaaaaaa chapter selanjutnya!! Btw, the concubine chap 19-20 kapan rampungnyaa? huhuhu penasaran deh, Good luck ya, Fiq ^^

  12. huoo~ so fantastic…😀
    love this fic…

    aku ska karakter mrka…
    wkt kyu brbh itu terlihat menyeram kan dlm imajinasiku😀
    haha…
    LANJOT!!!

    -tete-

  13. evasyndrome says:

    haha miina, pertama baca panggilan kyu ke jungmo pun reaksi awal ku “what… mo?” trnyata jungmo jg gak terima ye. Moooooo. huahahahaha~
    miinaaaa aku bingung mau komen apa….
    ini trlalu keren T_T (kok emot nya gini?)
    satu keinginan saya……. cariin mate utk jungmo! /PLAKKK

  14. ehhh…..
    aq suka ma ff ini……….
    ming nya galak….tapi mengkeret waktu liat serigala2 buas…
    kekeke

    kapan dilanjut author ssi…
    dulu pernah baca di ffn..
    hehehe

  15. abesly says:

    Ahhh,,ga sabar nunggu adegan kyumin sebelum purnama
    Kkkk,,,
    Aigooo,,,min jatuh cinta sma kyu pasti bakal seru
    Smoga cepat update yah,,chinguya hwaiting

  16. Eonni menguasai bahasa asing? :O hebat…
    Ming ketus banget..:/ mmg mengagetkan sih, cm.. ketus sekali… .___.

    Utk buat Ming hamil, ada ritualnya? Kl nggak ming akan jd serigala? x____x

    Oh,,, Chap 4.. chap 4… :Db

  17. Beneran penasaran deh fiq sama fic ini. Selain TC, yang bikin gw penasaran tuh yang ini hehehehehe kelakuan Sungmin beda, dia agak berontak disini. tapi moga2 jangan terlalu berontak juga yta fiq hehehehehe adegan sebelum bulan purnama nya itu~~~~~~ I’m waiting for that hehe

  18. terakhir baca di blog yang lama baru sampe chap 2.
    ini pendek tapi memperjelas cerita.

    cie sungmin, marah marah mulu berasa mendalami jiwa seorang yang selalu bunting haha
    ini kyuhyun mau nyoba cool di depan jungmo malah senyam senyum :p
    pokoknya lanjut lah fiq. semoga lancar kuliahnya jadi lancar juga update nya haha

  19. DestyElfishyClouds says:

    Baca ff ini di ffn, dan akhirnya ternyata yg nulis juga author Concubine kkkk.. masih setia nungguin seluruh ffmu🙂

  20. keren,
    Aduh, ming gak bsa kbur dong.
    Ming lg exmosi tingkt dewa y. Bwaan y marah2 mulu kalo dekt kyu.
    Kalo ming tau kyu bnar2 cinta ma dia apa yg kn terjadi ya,
    Lanjt sun.

    Nb: sun q mau minta pw tc donk. Tp gak tau hub mu k mana? D inbox gak d respon. Kolom req pw d mana ya?

  21. gak tau mw ngomong apa lg….
    KEREEEEEENNNNNNNNNN……!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  22. Lee Min Chan says:

    Author ssi . .
    Ini bgus bget ! Nuggu kelanjutan.a dari dulu knp gag d lanjut” author ssi ??
    Jeball lanjutin , gag sbar nuggu next.a . . .

    Keep writing !😀
    HWAITING !!
    \(^_^)9

  23. Kyuhyunie PNya Wie/WieceeeNyLee says:

    LOL sumpah ngakak baca yg part protes para cast hihihihi,

    ayo dong ka, dilanjuuuut. sama yg kitty2 baby juga. wie (klo ga salah) udah pernah review d ff itu sma ff yg ini (di ffn) trs dijadiin fav juga, tp blm di apdet2 π_π

    mudah2an cepet di update ya ka. Ditunggu bgt ceritanya. dlu pernah ngikutin ff kaka yg concubine, tp lupa sampe chapter berapa , n skrg ga tau itu ff udah sampe mna T^T
    *Nasib Ketinggalan mulu

Cium Umin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s