Kitty-Kitty Baby! – Chapter 14

Suasana mansion hakim Han hari itu tampak sunyi. Seakan kembali seperti waktu-waktu lama sebelum Sungmin hadir di sana. Hari ini, bahkan Heechul tidak berteriak pada siapapun. Tidak ada pertengkaran atau seruan saling mencibir. Karena para pelaku utama tengah dilanda kemurungan, sumber bulan-bulanan mereka pun menghilang pergi entah kemana.

Kyuhyun belum juga kembali, sudah lima hari sejak mereka pulang ke Seoul. Pemuda itu menghilang tanpa jejak. Tidak ada di apartemen, tidak juga di kampusnya, lebih-lebih untuk datang bekerja seperti biasa.

Dicari kemanapun, Kyuhyun seakan lenyap bersembunyi di bawah bumi.

Hangeng dan Yesung tidak menunjukkan tanda sepenuhnya bekerja sama. Mereka memang membantu mencari Kyuhyun, tapi keduanya terkadang tampak seakan membela saudara mereka.

 

“Kalian tahu Kyuhyun. Sejauh ini ia sudah mau memberikan waktu, uang, dan sedikit kasih sayangnya untuk makhluk hidup lain saja sudah merupakan sebuah keajaiban. Mungkin kehadiran Kitten membuatnya terkejut. Semua ini pasti terlalu besar dan memberatkan untuknya. Kalau aku berada di posisinya, aku pasti akan melakukan yang sama.”

“JADI KAU AKAN MENINGGALKANKU JUGA KALAU AKU HAMIL NANTI?” Ryeowook memekik tidak percaya pada ucapan Yesung.

“Bukan itu maksudku, baby. Kau tahu? Kita sudah punya kafe, ruko, dan supermarket untuk membiayai semuanya. Sedangkan Kyuhyun? Bocah itu bahkan bermimpi terbebas dari kekuatan ayahnya dan membangun usahanya sendiri. Tapi belum satupun terwujud dan sekarang tiba-tiba hadir seorang bayi?”

“Sekarang kau menyalahkan kitten Sungmin? Bocah itu berani melakukannya pada Sungmin maka ia harus berani menanggung resikonya.”

“Benar!” Heechul membeo, memelototi suaminya yang sejak tadi ikut-ikutan berkhotbah tentang Kyuhyun.

“Ayolah, baby. Berikan bocah itu sedikit waktu. Mungkin ia sedang berada entah dimana di luar sana untuk menenangkan dirinya. Ini pasti juga tidak mudah baginya.”

Heechul terlalu muak, berpura-pura menyanyi saat suaminya mencoba membuatnya mengerti. Ryeowook sendiri mendengarkan, dan membenarkan ucapan tunangannya. Tapi di saat yang sama juga ia menyalahkan Kyuhyun.

 

Lima hari ini, tidak hanya menyiksa Sungmin. Ryeowook dan Heechul jelas merasakan imbasnya. Mutan belia itu tampak murung setiap waktu. Ryeowook berakhir mengabaikan suaminya dan memaksakan diri untuk menginap di mansion Heechul. Mutan dewasa itu pun ikut-ikutan mengabaikan Hangeng. Keduanya sama-sama memberikan rasa solidaritas yang kuat –kelewat kuat sebagai sesama uke sampai mereka malas melihat suami dan tunangan masing-masing.

Bisa-bisanya Yesung dan Hangeng hanya mengatakan TENANG dan TENANG saat Sungmin bahkan menolak berbicara dengan siapapun.

Tunggu!

Sungmin memang tidak bisa bicara.

Oke, tapi tetap dengan berita buruknya. Mutan itu makin tampak menyedihkan dengan merenung dan melamun setiap saat. Menolak keluar dari kamarnya dan beruntung ia masih bisa dipaksa melahap seluruh makanannya. Dalih demi melindungi Kitten, berhasil membuat Sungmin menurut.

“Susumu lagi, Minnie. Kau belum minum sejak tadi pagi!” Heechul berseru panik dengan mata yang dibulat-bulatkan. Ia dan Ryeowook tengah berada di kamar Sungmin dan mengguncang pemilik kamar itu dengan menyuruh Sungmin melahap meminum apapun yang mereka bawa.

Sungmin merengut, keningnya mengerut. Mata mutan itu masih sembab sisa tangisnya tadi malam.

“Haung!” protesnya sembari mengibaskan ekor. Baru saja beberapa jam yang lalu ia meminum susu, dan sekarang lagi?

“Kau harus meminumnya sehari tiga kali, Minnie. Kau harus makan lebih banyak lagi! Lihat, kasihan kittenmu mereka tidak juga tumbuh. Malang sekali…”

Mata Sungmin membulat, Ryeowook melotot. Sungmin menatapnya dengan mata berkaca-kaca, Ryeowook menatapnya tidak percaya.

“Tapi bayinya kan masih berumur lima minggu, hyung!” Ryeowook berbisik-bisik mendesis. Jelas saja bayinya belum tampak besar! Ia melirik takut pada Sungmin yang kini sudah menunduk, tubuhnya gemetar.

“Sssst! Diam saja.” Heechul balas melotot pada Ryeowook. “Ayo Minnie… hyung dan Wookie akan membantumu ne, tenang saja jangan takut.” Bisiknya lembut sembari membimbing tangan Sungmin menerima gelas susunya.

Sungmin menggigit bibirnya, menahan isak tangis tapi airmata itu sudah terlanjur meleleh. Kalau sesuatu terjadi pada Kitten, maka itu akan jadi kesalahannya. Ia sudah gagal melindungi anaknya dua kali, jika terjadi lagi… Sungmin memutuskan untuk tidak memaafkan dirinya lagi.

“Hum!” Sungmin memegangi gelas itu dengan dua tangan lalu menegaknya cepat-cepat. Kalau bukan dengan bantuan tangan Ryeowook yang mengusap-usap punggungnya, Sungmin mungkin sudah akan tersedak dan menghamburkan susunya kemana-mana.

Dalam emosi yang meluap-luap, Sungmin menghabiskan susunya dan masih membuka mulutnya lagi untuk menerima suapan yang diberikan Heechul. Airmatanya terus berlinang dan Sungmin tidak tahan untuk tidak terisak. Sungmin merebut sendok di tangan Heechul dan menarik piring makanannya. Ia menyuapi dirinya sendiri dan menelan segalanya dengan lahap, meski airmatanya masih terus berlinangan.

Ryeowook dan Heechul saling berpandangan, kesulitan menahan tawa. Keduanya merasa bersalah, sungguh! Sungmin sedang uring-uringan seperti ini tapi mereka malah ingin berteriak girang dan memeluk Sungmin, merasa reaksi mutan itu terlalu manis untuk diterima makhluk biasa seperti mereka.

Menangis dan makan dengan lahap dilakukan di satu waktu yang sama. Really. Tidak ada yang lebih imut dari itu.

“Habiskan dagingnya, telurnya, ikan, dan sayurnya. Kay?” Heechul menambah lagi isi piring Sungmin.

Mutan itu memasukkan sepotong besar daging ke dalam mulutnya tanpa membelahnya lebih dulu. Pipinya kontan menggembung seperti hamster yang tengah mengunyah.

“Ung!”

Ryeowook menarik napas dalam-dalam. Berhasil mengusir hasratnya untuk tertawa. Pemuda itu tersenyum sedih sesaat ia melihat airmata Sungmin mengalir dari ujung dagu mutan itu, menetes masuk ke dalam piring yang isinya terus dilahap oleh Sungmin.

Mungkin Heechul menyadari hal yang sama, karena saat Ryeowook berpaling menatap kakak iparnya, mutan dewasa itu tampak dia merenung. Wajahnya sendu. Keduanya mungkin akan terus termenung menunggui Sungmin kalau seorang pelayan tidak menyela mereka.

Suara ketukan di pintu itu pelan dan berjeda, seakan takut membangkitkan amarah istri tuan rumah yang akhir-akhir ini terus uring-uringan. Heechul bangun dari duduknya, melempar pandangan pada Ryeowook sebelum berbalik untuk membukakan pintu.

Dua orang pelayan wanita berdiri di luar kamar. Mereka berbincang sebentar dengan Heechul dan Ryeowook tidak terlalu berminat mendengarkan obrolan mereka.

“Pelan-pelan saja, Sungmin-ah…” ujar Ryeowook sembari mengusapi airmata Sungmin menggunakan sapu tangannya.

“Wookie, hyung keluar sebentar kau disini saja oke?”

Ryeowook berbalik, menatap iparnya dengan heran meski alih-alih ia mengangguk. Sesaat setelah Heechul keluar terdengar pertengkaran kecil mutan itu bersama suaminya. Lalu disusul dengan jeritan, dan pekikan, dan makian…

Ryeowook berjengit kaget, pemuda itu spontan berdiri namun tidak beranjak kemana-mana. Sungmin mendongak menatapnya dan ia hanya menjawab dengan gelengan bingung. Itu, sampai mereka berdua sama-sama mendengar teriakan keras yang memanggil satu nama.

“KYUHYUN!”

Mereka melotot. Sungmin berdiri tergopoh-gopoh dibantu oleh Ryeowook. Awalnya mereka tidak ingin percaya dan mengira pertengkaran itu hanya tengah membawa-bawa nama Kyuhyun. Tapi suara familiar lain menyela dan ikut berteriak membentak Heechul. Suara yang begitu dirindukan Sungmin…

Mutan itu terisak lagi, ia berlari keluar kamar diikuti oleh Ryeowook. Tidak berani berharap lebih, tapi nyatanya sosok itu benar-benar berdiri di tengah mereka. Tampak sehat dan sempurna. Mengenakan kaus merah dan jaket biru, sembari berkacak pinggang di hadapan Heechul.

Sungmin terisak makin kuat, sukses mengalihkan perhatian semua orang padanya. Ia tidak peduli lagi pada apapun, apakah Kyuhyun tidak menginginkannya atau kittennya. Tapi rasa rindu itu membuat kakinya bergerak dengan sendirinya, berlari menghambur pada Kyuhyun dan memeluk majikannya seakan takut sosok Kyuhyun akan menghilang seperti imajinasinya kemarin-kemarin.

“KYUUUUNG! HUEEEEE!!” Tangis Sungmin pecah menjadi jeritan dan raungan. Ia juga sukses membuat orang-orang terperangah mendengar suaranya yang nyaris sempurna –tanpa cacat.

Kyuhyun balas memeluk mutannya dan mengusap belakang kepala Sungmin. Ia melotot pada Heechul, lalu pada Ryeowook.

“Loh, kenapa dia? Kalian membuatnya menangis, kan? Dasar tidak ada kerjaan!” tudingnya semena-mena, Kyuhyun berdecih sinis dan mengusap-usap punggung Sungmin. Menenangkan mutannya dan memeluknya erat-erat.

“APA KATAMU CHO BRAT?” Heechul memekik tidak terima. Ia meraih vas kecil terdekat darinya dan bersiaga melemparnya pada Kyuhyun. Hangeng mati-matian menghalangi.

“Kau dari mana saja, Kyuhyun?” Ryeowook lebih tenang dalam menyambut Kyuhyun, tapi tatapannya tak kalah sendu. Membuat Kyuhyun mengelak dari pandangannya karena merasa canggung.

“Bukan urusan kalian.”

“Bukan urusan kami, katamu?!” Heechul menghardik. “Kau pergi begitu saja dan menghilang lima hari! Kau berniat meninggalkan Sungmin kan? Teruskan saja Cho! Kami tahu kau tidak mau bertanggung jawab atas bayi itu!”

Kyuhyun melotot mendengarnya. Seakan tidak terima dikatakan tidak ingin bertanggung jawab atas Sungmin, atas bayi hasil perbuatan mereka! Hah!

“TAHU DARI MANA AKU TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB?”

“Kau menghilang tanpa kabar! Kau pikir siapa yang membuatnya menangis? Kami?” Heechul menunjuk Sungmin lalu menunjuk dirinya sendiri. “Orang itu kau, Cho Kyuhyun! Kau yang membuatnya menangis, kau yang membuatnya depresi, kau yang membuatnya merasa tidak diharapkan lagi di tempat ini!”

Awalnya pemuda itu tergagap, mulutnya mengatup dan terbuka. Kyuhyun kebingungan untuk menyusun kata-kata, sampai akhirnya ia membisikkan satu kalimat pendek. Lirih.

“Aku butuh waktu untuk menyiapkan segalanya.”

Heechul membuka mulutnya lagi, masih tidak bisa menerima semua itu dengan mudah. Kyuhyun datang dan pergi. Pikirnya dia siapa?

“Baiklah Kyuhyun, kami mengerti. Jangan pikirkan ucapan kakakmu. Kau ingin membawa Sungmin kan? Ayo, sebelum hari beranjak sore.” Hangeng merangkul pinggang Heechul, ia mengatup mulut istrinya dan mengecup tengkuk itu meminta Heechul berhenti membentak adik mereka. Kyuhyun benar. Dan dengan muncul di rumah ini kembali sudah cukup menunjukkan kalau pemuda itu tidak benar-benar kabur dari tanggung jawabnya.

“Ayo pergi, Sungmin-ah.” Kyuhyun merangkul Sungmin keluar. Mutan itu masih menolak lepas dari majikannya, ia memeluk Kyuhyun sembari berjalan seakan-akan takut majikannya akan pergi dengan meninggalkannya lagi.

Semua orang menghambur keluar, bermaksud mengekori Kyuhyun dan Sungmin kemanapun mereka pergi. Hangeng meraih kunci mobilnya dan Yesung mengeluarkan miliknya dari dalam saku. Sungmin selalu ikut di dalam mobil Yesung karena mutan itu lebih takluk pada Ryeowook dibanding Heechul. Tapi tampaknya, hari ini Sungmin tidak perlu ikut dalam mobil siapapun.

Begitu keluar, semua orang dikejutkan oleh keberadaan mobil kecil yang terparkir apik di depan mobil besar Heechul. Mobil itu sewarna merah marun. Tidak tampak mahal memang, tapi mengetahui pemiliknya adalah CHO KYUHYUN, membuat semua orang kembali terkesiap tidak percaya.

“M-mobil siapa itu, Kyu?”

Kyuhyun berbalik dan tersenyum pongah pada Ryeowook.

“Milikku. Mana mungkin aku biarkan Sungmin berjalan kaki, naik kendaraan umum, atau menggunakan mobilmu terus-terusan kan.”

Heechul berlari untuk memeriksa mobil baru itu. Ia mengintip ke dalamnya dan memekik saat menyadari hanya ada dua pintu penumpang.

“YAH! Hanya ada dua bangku di dalamnya!”

Kyuhyun terkekeh sinis.

“Memang sengaja.” Ujarnya sembari membukakan pintu untuk Sungmin. Ia sendiri duduk di bangku kemudi.

“Bye, hyung!” Kyuhyun tertawa dan melambai sombong pada semua orang yang ditinggalnya di belakang. Heechul berteriak-teriak tidak terima, tapi baik dirinya atau Sungmin sama-sama tidak mampu menangkap isi protes Heechul yang terus diteriakkan di belakang sana.

Kyuhyun memasang sabuk pengamannya. Pandangannya fokus ke depan meski sesekali ia berpaling ke samping. Ia sudah memasang kendali otomatis, namun masih berpura-pura mengendalikan mobilnya secara manual. Mutan di sisinya itu memandanginya terus, Kyuhyun merasa canggung.

Sungmin menatapnya seakan-akan mutan itu belum beranjak dari angan-angannya.

“Ini bukan mobil mahal.” mulai Kyuhyun. “Tapi setidaknya kita bisa pergi berdua saja tanpa diganggu oleh Heechul-hyung atau Wookie-hyung. Dibelakang juga ada space kosong yang sedikit tinggi, aku bisa memodifikasinya untuk memasang keranjang bayi.”

Sungmin tidak menanggapi. Mutan itu menggigit bibirnya dan mendengarkan dengan fokus meski cupingnya turun rendah sekali. Mendengar suara Kyuhyun berbicara padanya saja sudah merupakan sebuah anugrah. Ditambah dengan mobil ini, lalu modifikasi keranjang bayi…

Sungmin berpaling ke belakang dan ia memang menemukan sebuah space luas yang cukup tinggi. Mungkin seharusnya diperuntukkan untuk meletakkan barang. Tapi ucapan Kyuhyun tentang keranjang bayi telak membuat matanya kembali terasa panas.

“Sekarang pakai ini dulu. Kalau aku sudah lebih kaya. Kita akan beli yang sebagus milik Heechul. Kau tidak boleh minta macam-macam,” Kyuhyun berbisik lembut, ia melirik mutannya dan menatap bagian perut Sungmin sedikit lebih lama. “Aku sedang menabung untuk yang lain.”

Mutan itu menggerung dan mengangguk-angguk. Airmatanya kembali meleleh. Ia ingin sekali memeluk Kyuhyun tapi majikannya tampak serius mengemudikan mobil ini.

Kyuhyun menghela napas, memandang jauh ke jalan di hadapannya.

“Sebenarnya aku tidak suka bekerja diluar rencana.”

.

oOoOoOo

.

Mutan itu menatap terpesona sebuah rumah minimalis di hadapannya. Dicat dengan warna krem muda, jendela-jendela mungil tampak menyembul keluar. Gorden-gorden yang terlihat dari sini sewarna pink, kesukaannya.

“Okay… tidak ada apartemen mewah, tidak ada fasilitas memadai. Tapi ini setidaknya rumah ini sepenuhnya milikku.” Kyuhyun membukakan pintu. Sungmin tak habisnya dibuat terperangah hari itu.

“Selamat datang, Sungmin-ah.” Kyuhyun berdehem. Ingin menambahkan ‘Home sweet home’ namun urung karena dirasanya terlalu berlebihan.

Sungmin melangkah masuk pelan. Begitu pelan seakan berusaha mengingat tiap jengkal, tiap detail rumah baru milik Kyuhyun ini.

Dinding-dinding dalam dicat dengan warna peach dan putih. Pintu-pintunya dicat dengan pink cerah. Lorong kecil yang menyambut mereka dari pintu depan membawa keduanya menuju ruang tamu, lalu ruang tengah yang pertama. Kyuhyun sibuk menunjukkan ini dan itu sementara Sungmin terpesona, tidak bisa merasakan hal lain kecuali ketenangan dan ketentraman dari kelembutan warna-warna yang berpadu menghiasi rumah kecil mereka yang sempurna.

Sungmin melangkah sembari mengangkat kakinya, ia menapak ke dalam ruang tengah. Permadani lembut dengan perpaduan berbagai warna coklat tergelar indah di ruangan itu. Permadani itu menghangatkan, Sungmin terus menggesekkan kakinya ke sana dan terkikik senang.

Sebuah TV plasma besar menempel di dinding. Dilengkapi dengan sound speaker dan berbagai aksesori lainnya. Hanya ada satu sofa di hadapannya, cukup untuk bergumul berdua. Tampaknya Kyuhyun benar-benar memilih rumah yang tepat hanya untuk mereka ‘berdua’. Bertiga dengan bayi mereka.

“Ada tiga kamar. Satu milikmu…” Kyuhyun berdehem, “bersama milikku. Lalu kamar kedua akan dimodifikasi untuk bayi kita. Dan kamar ketiga untuk meletakkan pakaian, barang-barang, dan lainnya.” Kyuhyun menunjukkannya satu per satu. Ketiga kamar itu memiliki pintu yang seluruhnya menghadap ke ruang tengah. Pintu keempat di ruangan itu membawa mereka ke dapur.

Sungmin tersenyum senang, ia merangkul dan memeluk lengan Kyuhyun. Menyukai bagaimana majikannya menyebut ‘Bayi kita’ dengan begitu lugasnya. Ini terasa sempurna.

“Ingat! Kamar ketiga untuk meletakkan barang. Jangan ajak siapapun menginap di rumah ini, aku tidak suka. Kalau Heechul dan Ryeowook ingin menginap, suruh mereka tidur di ruang tengah.” Kyuhyun berdecak licik.

“Aku memasang CCTV di setiap sudut, kecuali kamar mandi. Lihat Sungmin-ah…” Kyuhyun merangkul mutannya mesra. Sungmin merona dan menatap majikannya canggung meski alih-alih ia menerima dan memeluk Kyuhyun.

Keduanya mendongak menatap sebuah kamera kecil yang terpasang di sudut atas ruangan.

“Kamera itu dilengkapi sensor. Aktivitas mencurigakan apapun akan dengan otomatis menyalakan alarm.” Kyuhyun melambai ke atas. “Ini lebih canggih dari yang dipasang Yesung di apartemenku dulu. Dengan sensor suara, kau cukup berteriak untuk menyalakan alarmnya.”

Kyuhyun berniat untuk memodifikasinya lagi jika bayi mereka sudah lahir nanti. Tentu Kyuhyun tidak ingin rumahnya terus membunyikan alarm yang menyala karena suara tangisan bayi. Tapi untuk sekarang, Kyuhyun tahu posisi Sungmin belum sepenuhnya aman terlebih dengan keberadaan mantan majikannya yang psikopat dan masih berkeliaran bebas di luar sana.

“Kalau aku sudah punya lebih banyak uang, kita akan pindah ke rumah yang lebih mewah. Tapi untuk sementara, ini rumah kita.”

Sungmin mendongak. Bibirnya gemetar.

Rumah kita.

Ini terasa semakin sempurna saja.

Sungmin terisak kecil dan memeluk Kyuhyun makin erat, tidak bisa menujukkan rasa bahagianya dengan cara yang lebih baik lagi. Sungmin terlalu tenggelam dalam kebahagiaannya hingga suara tangisnya makin kuat dari detik ke detik. Kyuhyun yang panik balas memeluknya dan mengusap-usap punggung mutan itu dengan niat menenangkan.

“Y-Yah! Jangan menangis, Sungmin-ah! Nanti alarmnya menyala!” pekiknya khawatir.

.

oOoOoOo

.

Suara lift berdeting terbuka. Hanya seorang pemuda berdiri di dalamnya. Mengenakan kemeja putih bergaris dan jaket kulit warna gelap. Ia menghela napas, tampak tertegun disana sesaat, sebelum langkahnya yang mantap terbuka membawanya keluar dari sana.

Kyuhyun membenahi letak jaketnya lagi, sesungguhnya sekedar basa-basi untuk menutupi rasa tegang yang menguasainya saat ini. Tepat saat ia memutuskan untuk datang ke bangunan megah ini, Kyuhyun sudah benar-benar mantap pada keputusannya. Ia yakin untuk melakukannya. Meski dadanya berdegup gugup.

Seakan begitu hafal akan arah langkahnya menuju, Kyuhyun melewati lantai-lantai, berjalan melalui koridor-koridor megah hingga akhirnya mencapai sebuah meja resepsionis yang transparan berbahan kaca. Kaki jenjang indah pemilik sekertaris Direktur yang berdiri di belakangnya tampak jelas menggoda. Tapi Kyuhyun bahkan tidak melirik dua kali, dan wanita muda yang awalnya bermaksud mencegatnya, mengatup mulutnya kembali saat menyadari siapa yang baru saja melewati mejanya dan menyelonong masuk ke dalam ruang kantor Presiden Direktur.

“Hi.” Kyuhyun menyapa canggung. Tidak tahu lagi harus mengatakan apa saat dilihatnya sosok paruh baya itu duduk di balik meja, tampak serius memeriksa berbagai dokumen sembari membenahi letak kacamatanya.

Pria itu mendongak, ia mendelik saat melihat siapa berdiri di pintu kantornya. Berdehem canggung, pria itu membenahi dasinya, lalu duduk tegap bersandar ke belakang. Bagaimanapun, pria itu tetap tidak mampu menunjukkan rasa terkejutnya. Putra semata wayangnya tiba-tiba berdiri di hadapannya. Kyuhyun datang tanpa diundang, ini kejadian langka.

“Oh, Kyuhyun. Tumben sekali pagi-pagi sudah kemari. Ada apa, son? Kau butuh sesuatu?” tanyanya ramah. Susah payah pria itu berusaha memasang senyum lembutnya, meski berakhir menjadi ringisan. Ia memang seorang Pengusaha jenius, tapi dalam menghadapi putranya sendiri, Cho Yeunghwan selalu menemukan dirinya kalah. Tidak mampu menyusun emosi apalagi menjadi sosok yang mungkin akan disukai putranya.

Kyuhyun masuk, wajahnya yang datar nyaris mengirim desau menyakitkan di hati pria paruh baya itu. Pemuda itu tidak mengatakan apapun, ia berjalan lurus setegas keputusannya hari ini. Berhenti tepat di depan meja Presdir lalu meletakkan dua benda yang digenggamnya erat sejak tadi.

“Apa ini?” Yeunghwan berbisik bingung. Menatap dua buah card berwarna merah dan hitam yang baru saja diletakkan Kyuhyun. Ia tahu benda apa itu, hanya saja… Yeunghwan masih bingung kenapa Kyuhyun mengembalikannya.

“Kunci apartemen dan black card, kukembalikan sekarang. Maaf aku meminjamnya terlalu lama. Itu milikmu.”

Yeunghwan tergagap.

“Tapi appa sudah memberikannya untukmu, Kyuhyun-ah.”

Kyuhyun menggendikkan bahunya. “Tidak perlu. Aku punya rumahku sendiri sekarang.”

“Baiklah, kalau begitu ambil Black Cardnya. Bagaimana dengan uang jajanmu, uang makan? Uang kuliah? Bensin mobil?”

Kyuhyun menghela napas. Tidak ingin mengakui bahwa baru saja ada selintas rasa bersalah saat ia melihat raut memelas ayahnya. Setelah bertahun-tahun, wajah tampan itu terus bertambah kerut. Beban-beban pekerjaan dan dosa yang diembannya mungkin memiliki andil besar dalam semua perubahan itu.

“Aku tidak pernah menggunakan mobilnya. Benda itu masih mulus di bagasi Apartemen. Dan uang di kartu itu…” Kyuhyun menunjuk dengan dagunya. Tidak ingin kalah dari rasa belas kasihnya sendiri. “Uang itu masih utuh. Aku punya uang untuk menghidupi diri sendiri. Tidak perlu repot.”

Yeunghwan kehabisan kata-katanya, ia meraih dua kartu di atas mejanya dengan sentuhan lemah.

“Aku akan memulai usahaku tahun depan.  Kuharap kau tidak melupakan janjimu.”

Kyuhyun tidak ingin menunggu. Ia tidak ingin berada di sana lebih lama hanya untuk melihat pria ini memandangnya dengan ekspresi seperti seorang ayah yang disakiti. Dia tidak pantas melakukannya. Sebesar apapun pria ini berusaha memperbaiki kesalahannya selama lima tahun terakhir, sejak saat itu pula Kyuhyun tidak pernah luluh.

“Tunggu, Kyuhyun-ah!”

Kyuhyun baru akan membuka pintu. Langkahnya kembali terhenti. Panggilan itu membuatnya harus berbalik meski enggan. “Ya?”

“K-kau tidak perlu mengembalikannya. Appa memberikannya untukmu tanpa pamrih. Kalau kau tidak ingin menikahi Seohyun, it’s okay son! Tidak perlu pusingkan itu. Kau hanya perlu kuliah dengan serius, tidak perlu memikirkan hal lain! Katakan saja kau ingin apa, appa akan memberikannya!”

Kyuhyun terkekeh dan menggeleng. “Aku ingin mencari uang untuk diriku sendiri, appa. Aku tidak ingin ada campur tangan siapapun. Seperti yang kau janjikan, aku sudah memenuhi persyaratanmu. Sekarang berikan kebebasanku.”

Cho Yeunghwan menghela napas. Pria itu bersandar lelah ke belakang sembari menanggalkan kacamatanya. Ia memijat atas hidungnya dan mengangguk-angguk mengalah. “Baiklah. Tapi kau harus menjawab satu pertanyaan appa…”

“Ya?”

“Seohyun terus menelponku dan mengadukan berbagai hal.” Pria itu tertawa. “Aku cukup dibuat pusing dengan keluhan wanita itu.”

Kyuhyun juga tertawa meski dalam hati mencibir, ‘Dia membuatmu pusing. Apa kau akan membunuhnya juga?’

“Kau sudah punya kekasih lagi, Kyuhyun-ah?”

“Lagi?” Kyuhyun menggeleng-geleng lalu tertawa. “Dia yang pertama. Dan ya. With a baby on the way.” Jawabnya lugas sembari melenggang keluar dan menutup pintu di belakangnya.

.

oOoOoOo

.

Kamis, 22 Oktober. Siang itu jalan di pusat kota Seoul begitu ramai. Musim dingin dan salju turun tidak menghalangi masyarakat untuk keluar dan berjalan-jalan di seluruh pusat kota. Beberapa bahkan tampak sibuk berlalu lalang, berpacu dengan waktu dan mengejar pekerjaan. Tidak berbeda pula dengan Kona Beans, Coffee Cafe & Resto itu tidak habis-habisnya diserbu pelanggan. Meski pengumuman dengan font besar sudah dipajang di dinding, pelanggan setia mereka tampak seakan tidak peduli. Atau sepertinya, wanita-wanita di kisar usia muda hingga paruh baya itu tidak membaca pengumuman yang tertempel di dinding sama sekali.

Ini musim dingin. Pemilik kafe sudah begitu berbaik hati memutuskan untuk membuka restorannya hingga jam dua siang. Namun sepuluh menit menjelang waktu penutupan, pelanggan masih setia berteriak, berseru, berdiri, berebut, dan menghimpit pelayan-pelayan yang kesulitan membawakan atau menanyakan pesanan.

Rutinitas itu memang sudah biasa. Tapi jumlah pelayan di Kona Beans pada hari itu yang tidak biasa. Jika boleh menyebutnya… Miris.

Hanya ada Eunhyuk, Donghae, Jonghyun, dan Taemin. Ditambah Jinki yang berada di dapur belakang. Semua orang kewalahan, tentu saja. Empat pasang tangan tidak akan cukup melayani puluhan wanita beringas yang tidak hanya ingin memesan tapi juga ingin menyentuh para pelayan malang itu.

“HYUKKIE OPPA! HYUKKIE OPPA!”

“DONGHAE OPPA MEMBAWA PESANANKU! KYAAAAA!”

“JONGHYUN OPPAAAAAA!”

“TAEMINNIE AYO DUDUK BERSAMA KAMI! YAH!”

Taemin menahan napasnya, wajahnya merah karena sesak, malu, dan ketakutan. Sekelompok bibi-bibi dengan beringas memaksanya duduk bersama mereka. Taemin harus menggunakan jurus pengalihannya dan ia bersyukur memiliki tubuh kecil hingga bisa menyelinap melewati puluhan tubuh yang saling berhimpitan. Sungguh, ia bingung kenapa kafe ini tetap berdiri dengan jumlah pelanggan yang luar biasa dan hampir seluruhnya anarkis. Setidak-tidaknya, kafe ini seharusnya mengalami renovasi seminggu sekali.

Taemin kembali ke dapur untuk membawakan pesanan lain. Di meja kasir, duduk istri bos besarnya didampingi mutan konglomerat yang akhir-akhir ini selalu datang ke kafe mereka.

Ryeowook juga tampak gugup, hanya Heechul di sisinya yang mendengar makian-makian kecil pemuda itu sembari mendesiskan nama karyawannya yang tidak masuk hari itu. Kyuhyun, Changmin, Kibum, dan Yonghwa. Empat orang menghilang sudah cukup menjadi bencana bagi mereka semua. Termasuk dirinya.

Heechul yang ikut duduk di kursi kasir malah bersantai-santai merapikan kukunya. Tempat mereka memang cukup aman dibanding dengan ruang tengah kafe –tempat dimana para pelayan berlalu-lalang seperti umpan pancing yang dilempar ke sungai amazon. Suara jeritan para piranha itu semakin menyakiti telingan Ryeowook.

“Hyung, please jaga meja kasirnya ne!”

Heechul memoncongkan bibirnya dan menjawab enggan. “Yaya. Tapi bukan salahku kalau uangnya salah hitung.”

“HYUNG!”

“IYA IYA! BAIKLAH! KAU MAU KEMANA SIH? SUDAH SANA PERGI!”

Ryeowook mendengus. Ia menghentakkan kakinya dan cemberut. Namun tetap berbalik dan bergegas masuk ke ruang karyawan. Ia melangkah lebar-lebar menuju dapur. Disana, hanya ada seorang koki yang kewalahan membuat semua pesanan.

“ONEW! BERHENTI MENGGORENG! YAH KUBILANG BERHENTI!”

“Ya, hyung? Aku sedang membuat pesanan.”

“Tidak perlu, hentikan itu kita sudah tutup! Bantu yang lainnya mengusir pelanggan keluar.” Ryeowook tidak berani melakukannya. Ia akan membantu menggunakan pengeras suara nanti.

Jinki menanggalkan topi kokinya dan berpose hormat pada Ryeowook. “Siap, bos! Kita tutup! Kita tutup! Yeah!”

Kalau Ryeowook boleh mengaku, ia merasa memiliki Kafe terhebat se-dataran Korea. Tempat makan dimana lagi yang berani mengusir pelanggan mereka saat sumber uang itu bahkan belum memberikan pesanan atau belum mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Tapi bukan kapok, wanita-wanita itu akan berdatangan lagi keesokan harinya, rela berhimpit-himpitan demi berada di dalam Kona Beans dan menghamburkan banyak uang untuk membeli pesanan.

Ryeowook ingin menyalahkan sekaligus menciumi satu-satu kepala karyawannya yang seluruhnya diberkahi wajah tampan –sebagian cantik. Itu menjadi daya tarik utama yang tidak bisa ditiru di tempat lain. Pelayan mereka original. Terutama beberapa pelayan terlaris seperti: Kyuhyun, Changmin, Donghae, dan Minho. Demi melihat pelayan-pelayan tampan itu, wanita manapun rela menghamburkan uang untuk membeli kopi, dan kopi lagi, dan kopi lagi padahal mereka tidak meminumnya sama sekali.

“HAH! Aku lelah!” Heechul berdiri dan memijat tengkuknya, lalu berpura-pura menguap. Ia memandang adik iparnya sengit. “Kau harus menggajiku juga! Menjadi kasir disini juga mengerikan.”

“Hah. Kau ingin gaji dariku? Penghasilan kotor kafe ini selama sebulan tidak sebanding dengan uang belanja harianmu, hyung.”

“Berlebihan.” Heechul mencibir. “Lagipula kemana saja karyawanmu?” mutan itu bertanya iseng, namun ia justru mengingatkan Ryeowook dan membuat pemuda itu kembali ditelan kekesalan.

“ENTAHLAH. Setan-setan tengik itu… GRRRHHHH!!!”

“Kyuhyun menemani Sungmin, check up.” Heechul menyela, mencatat dalam hatinya untuk tidak membela Kyuhyun jika bocah itu berada di hadapannya.

“Ya. Tapi Changmin dan Yonghwa? Lalu Minho, bocah itu terlalu sering membolos! Ia sudah cuti hampir tiga bulan! Awas saja dia, aku akan mengulitinya kalau dia kembali ke kafeku nanti.” Ryeowook mendumel sembari meremas tangannya, tidak sadar suara bel pintu berdeting dan seorang pemuda bertubuh jangkung masuk ke dalam.

“Kalian mencariku?”

Semua orang berpaling ke arah pintu. Dan saat itu juga, satu paduan suara berseru.

“YAH!!!”

“Kau dari mana saja bocah!” Ryeowook membawa spatula yang diletakkannya di meja kasir, lalu ia bergegas menyambut pemuda jangkung yang tampan itu. Dengan potongan rambut sebahu, mengenakan jeans hitam panjang dan kaus modis, tidak ada yang bisa menentang kenyataan bahwa seorang Minho memang sangatlah tampan.

“Eh? Hehehe, kakakku menikah di China bulan kemarin.” Pemuda itu menggaruk kepalanya, merasa bersalah tapi juga geli. Ia hanya bisa menerima dan mengaduh kecil saat Ryeowook memukul kepalanya dengan spatula. Ini masih jauh lebih baik, daripada pengalamannya setahun yang lalu, Ryeowook hampir melempar pot tanah liat tepat ke kepalanya, dan meleset mengenai bahu. Tidak sakit. Tapi luar biasa sakit.

“Lee Minho akhirnya kau bekerja lagi! Kau harus tahu kami kesulitan dengan sedikit pelayan! Kyuhyun semakin sering membolos akhir-akhir ini! Yonghwa juga! Changmin apalagi!” Jonghyun menyambut Minho dengan protesan berentet. Ia memeluk sahabat karibnya itu, dan berbalik lagi untuk membenahi kursi.

Minho hanya menyengir geli, saling bertos dan berpelukan dengan Eunhae duo. Lalu pandangannya bertemu dengan sepasang mata sipit hitam. Taemin. Minho tersenyum lebar namun Taemin malah membuang muka darinya.

“Apa aku terlambat, tapi ini masih jam dua?”

“Kita tutup lebih cepat karena prediksi cuaca malam ini akan badai.”

Minho membulatkan matanya. “Benarkah? Wah, maaf aku terlambat.”

“Yasudahlah. Besok jangan lupa masuk jam sepuluh pagi! Sekarang bantu Taemin menyusun piring-piring.”

“Okay, hyung!” Minho tersenyum berterima kasih pada pandangan mengerti Ryeowook. Tidak ada yang tidak tahu, mungkin hanya Taemin lah yang belum menyadarinya. Minho selalu menyukai pemuda itu, dan melakukan banyak cara untuk mendekatinya. Namun Taemin adalah Taemin. Pemuda berhati air yang susah sekali disentuh perasaannya. Entah bodoh atau terlalu polos.

Minho mengambil kain bersih yang terlipat di dekat meja kasir. Kali itu, ia bertemu pandang dengan seorang mutan dewasa yang tentu saja dikenalnya dengan baik. Bahkan ia mengenal mutan ini jauh lebih baik daripada Changmin atau bahkan Kyuhyun. Pemuda itu melempar senyum sipitnya, namun dibalas dengan kekeh sinis oleh Heechul.

“Lee, huh?” bisik Heechul mencibir, ia melakukannya setelah yakin tidak ada orang lain yang mendengarnya selain Minho. Pemuda itu tersenyum makin lebar, lalu mengangkat telunjuknya di depan bibir mengisyaratkan sebuah desisan ‘Ssst’ pelan.

Tentu saja, sama seperti baiknya ia mengenal Heechul. Tidak ada satu orang pun di kafe ini yang mengenalnya jauh lebih baik daripada Heechul. Mungkin ada yang lain, tapi mereka tidak berada di sini sekarang. Lagipula Yesung dan Hangeng bukan jumlah yang banyak. Ketiganya cukup terpercaya untuk menjaga jati diri aslinya hingga Minho merasa nyaman untuk berada di sekitar mereka. Untuk terlibat di kafe kecil dengan penghasilan kecil.

Minho berdehem saat ia berdiri di sisi Taemin. Pemuda itu berpaling sebentar padanya, namun kembali menunduk dan serius membersihkan piring-piring. Minho mulai membantunya, meski pekerjaannya akan selalu diseringi dengan gurauan dan rayuan.

“Jadi, bagaimana kabarmu?”

“Biasa.” Taemin meletakkan satu piring, bola matanya berputar malas.

“Kau tidak merindukanku?”

Taemin nyaris tersedak. Tapi ia berpura-pura terbatuk-batuk untuk menutupinya. Diliriknya dari sudut mata, Eunhae duo, Jonghyun, dan Jinki mengejeknya penuh isyarat.

“Karena aku merindukanmu.”

“UHUK!”

Bukan,  bukan Taemin yang tersedak. Heechul menyemburkan kopi yang baru saja diseruputnya. Taemin malah merona heboh namun makin dalam menundukkan wajahnya, tampak serius mengelapi setiap piring sedang hatinya berdetak gila.

“Serius, Taemin-ah. Bagaimana kalau minggu ini kita main ke Disneyland? Aku yang traktir tenang saja! Aku punya sedikit tabungan untuk jalan-jalan berdua.” Minho berdusta dengan manisnya. Sedikit tabungan… sedikit tabungan yang bisa digunakan untuk mengajak Taemin berkeliling dunia, atau bahkan mengunjungi planet di luar angkasa. “Please, kali ini jawab aku. Aku sudah bertanya dua belas kali dan kau tidak pernah mengiyakan. Kau mau kan, Taemin-ah?”

“U-uh.” Taemin tergagap gugup.

Minho meletakkan piring di tangannya. Ia berdiri menghadap Taemin dan melipat tangan menunggu jawaban. Namun pemuda itu tidak cepat menanggapinya, Taemin menggigit bibir dan susah payah menyusun kata-kata. Ingin menolak, namun juga merasa tidak enak.

“Aku ti—“ ucapan Taemin terputus, disela oleh suara dering telpon yang langsung diangkat oleh Minho.

“Yeoboseyo?”

Minho menatap Taemin, dan Taemin balas menatapnya sembari mengerjap.

‘Minho oppaaaaa!’

“Ne, chagi.”

Satu kalimat itu. Sukses membuat Taemin mendelik dan buru-buru menundukkan wajah. Minho menyeringai geli.

‘Minho ahjussi, princess. Dia terlalu tua untuk dipanggil oppa.’

‘Daddy bericik! Aku sedang bicara dengan Minho-oppa!’

Minho terkekeh, suara tawanya terdengar begitu mesra hingga Taemin meremas piring yang sedang dibersihkannya.

“Ne, ne. Oppa mendengarkanmu. Ada apa, sayang?”

‘Oppa kau bilang akan menemaniku bermaiiiinnn! Besok jadi kan? Kita jalan-jalan yeay!’

‘Daddy kan sudah menemanimu, Princess. Untuk apa lagi mengajak Minho ahjussi?’

Suara melengking itu terdengar lebih antusias, justru mengabaikan suara yang berada di sisinya.

‘Oppa dengar tidak! Aku mau lotte world dan barbie!’

“Tentu baby. Kemanapun kau mau, akan oppa temani. Everything for you, baby.”

‘YAH BERHENTI MERAYU PUTRIKU CHOI MINHO!’

‘Daddy jangan bentak Minho oppa!’

‘Yah! Kau membentak daddy demi ahjussi perayumu itu?!’

‘H-hueeee! Oppa, daddy membentakku!!!”

“It’s okay baby, oppa akan menendang bokongnya untukmu.”

‘CHOI MINHO JAGA UCAPANMU! KAU MAU KUBAKAR SAMPAI MATI HAH? Jangan percaya ucapannya Princess, daddy lebih hebat dari ahjussi kau tahu itu kan?’

“Daddy menyebalkan wek! Minho-oppa jangan lupa besok, kay! Minho oppa bye! Wufyu!”

“Hahahaha, I love you too baby. See ya!”

Klik.

Obrolan terputus. Minho masih terkekeh geli menandangi ponselnya. Membayangkan jika saja Jieun berada disana, pipi gadis kecil itu sudah akan habis dikecupi olehnya.

Minho menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku. Ia mengambil kain lapnya lagi dan melanjutkan pekerjaan sembari melirik ke arah Taemin. Pemuda itu melongo kaget, tapi juga merasa geli saat dilihatnya Taemin merengut dan membersihkan piring-piring dengan gerakan yang lebih kasar.

“Kau kenapa, Taemin-ah? Kau marah padaku?”

Taemin tidak menyahut.

“Cemburu, eh?”

“Hah! Maumu, Lee Minho!” Taemin mendengus dan menghentak memunggungi Minho. Ia pergi membawa setumpuk piring yang sudah dibersihkannya. Sikap manisnya itu malah membuat Minho tertawa dan menyahut dengan suara keras.

“Itu keponakanku, Taemin-ah. Tidak ada orang lain di hatiku, selain dirimu.”

“BLEH!” Ryeowook yang datang entah dari mana kontan mencibir, menjulurkan lidahnya pada Minho. Hal itu, hanya membuat sang empu semakin merasa geli dan tertawa keras.

“Aku serius dengan ucapanku, Taemin-ah! Kalau kau tidak percaya, aku akan membawanya saat kita jalan-jalan nanti.”

“Sudah! Cepat ganti letakkan piring-piringnya di lemari. Kerja, kerja, kerja!” Ryeowook menumpuk lebih banyak piring di hadapan Minho.

“Omong-omong, mana Kyuhyun? Biasanya dia yang paling rajin bekerja.”

“Dia sudah kaya!” Heechul menyahut dari meja kasir.

Minho terkekeh. “Dia memang sudah kaya, kan?” balasnya lembut. Siapa yang tidak tahu Cho Kyuhyun, pewaris tunggal Cho. Corp?

“Kau juga sudah kaya eh? Bukankah ini brand terkenal?” Donghae yang datang entah dari mana tiba-tiba muncul dari belakangnya. Pemuda itu berjinjit mengintip dan menunjuk sebuah gelang yang melingkar di tangan Minho. Benda itu berwarna coklat kayu dengan ikat seputih gading, batu-batu berkilauan menghiasi bagian tengahnya dan sepertinya berjumlah sepuluh…

Mata Donghae menyipit, seakan tengah menginvestigasi.

Minho tertawa canggung dan menanggalkan gelangnya, ia menyimpannya ke dalam saku, menyembunyikan batu-batu kecil permata yang menempel disana sebelum Donghae menyadari keaslian berlian itu. “Ini hanya barang tiruan. Tidak lebih dari lima ribu won.”

“Hah! Sudah kuduga, pemuda kere sepertimu mana sanggup membeli gelang seharga jutaan won!”

Minho hanya tertawa. Tidak lebih dari lima ribu Won. Hebat sekali dusta itu.

.

oOoOoOo

TBC

oOoOoOo

.

 

92 thoughts on “Kitty-Kitty Baby! – Chapter 14

  1. yanha sparkyumin says:

    akhirnya kyuhyun kembali, bahkan dengan perubahan yg bisa dibilang WOW.. Hhehe
    oya kyu jangan tinggalin minnie lg y, ksiand lihat dy murung gt, jga minnie n kitten baik” mga jdi keluarga yg sakinah, mawadah warohmah(?) hhaha
    oke.. ditunggu kelanjutannya eonn, fighting🙂

  2. Uhuk.. ternyata chap 19 udah dibuka, jadi langsung baca aja. #padahal belom baca yg chapter 18
    Agak bingung juga karena belom baca chap sebelumnya, tapi.. chapter ini si pelit kyu berubah dratis ya, kayaknya abis di rukiyah deh.. tumben banget gak nyinggung2 soal mahal ato apalah, kayaknya si kyu insaf soalnya mau punya baby dari Ming. Heheheh
    Ah, pantesan aja aga bingung waktu di chapter2 sebelumnya minho pernah disebut dan masuk dalam keluarga choi dan kini marganya jadi lee. ternyata si minho nyamar ya.. pertanyaanya, kenapa minho nyamar dan menyembunyikan jati dirinya ? kerja di kona beans lagi ?
    Eciyee.. si Taemin cemburu tuh tahu ada yg nelpon minho, yg nyatanya jieun. wkwkwkwk
    udah ah, jadian aja.. nunggu kyumin momentnya lagi, kan jarang2 si kyu baik pake banget ama Ming.. eheheheh 😁

  3. dea says:

    Akh seneng bgt liat minnie kmbli bhgia..seneng bgt..kyu kerja ap skrg y?
    Ap ayah kyu pernah bnuh pcar kyu?
    Ap minho ad hbungan ma baby princess?

  4. Wah. Aku kira Kyu bakal ninggalin Ming tapi… oh Cho.. I love you😀 Sweet bgt lah sama Ming. suka bagian terakhir ketemu appa-nya..
    Deuh sedikit lagi Siwon dan Heechul bertemu sebenarnya.. Lanjjuuut !!

  5. Hyaa Gentel Banget Si Kyuhyun nyiapin “eMas Kawin” Segala
    yah Walau keliatan pertamanya kabur #Plakk ups maksudnya nenangin diri
    tapi bolehlah dateng-dateng nyiapin hal yanh romantis kayak Gitu >.<
    Yah Walaupun aku belom Baca Chap 18..
    Takut Gak kuat ~.~ Next Time pas gak
    Ntar Kirim Di Email atau Pm FFn

  6. wanda says:

    lucu ffx say….
    say ksh dong detail knpa kyu hlg aja pda wktu tau punya kitten….
    soalx msh agak bingung dgn crtax…

  7. Sunny says:

    wuahhh… ternyata kyuhyun kembali yeayyy \^^/ tdinya aku kira kyuhyun bakalan ninggalin sungmin, syukurlah. pasti sungmin seneng bgt tuh sama perubahan sikapnya kyuhyun. apalagi skarang kyuhyun bisa nerima kitten, trus dia bilang kitten itu “anak kita”, so sweet. apalagi skarang kyuhyun udh punya rumah sama mobil. lengkap lah sudah kebahagiaan mereka ^.^

  8. kyuminelfversha says:

    Yeeyyyy…..aduchh so sweet..u
    uri kyu is back….jdii kyu pergi wat
    Nyiapin msa depan breng Min yh…..
    senangnya….;) skaranx kyu nya
    Terang2 an skinhip ama min…hehehe…. ^_^

  9. ita PumkinsJoy says:

    lega akhirnya kyuhyun balik ke ming lagi. KYAA!! kyuhyun so sweet pake banget.. gak sabar pegen cepet-cepet liat ming melahirkan. kekeke

  10. ahh q sene9 bgt deh post’y cepet nih ff . . . Kyu ternyata kau bener bener laki laki y9 berta9gu9 jawab . Ternyata kau me9hila9 untk mempersiapkan smua itu ,manis baget . . . . Kapan ming bisa bicara lagi ,apa mu9kin nanti dia gk akan bisa bicara selama’y ??. . . . . . Minho sebenar’y termasuk dri kluarga choi kan , trus dia jahat gk??

  11. chocolate30 says:

    apa ini typo ‘Ryeowook
    berakhir mengabaikan suaminya’ bukankah Yesung itu tunangannya Ryeowook bukan suaminyakan? Keren seperti chapter-chapter sebelumnya. Kyu kau ternyata tidak pengecut seperti yang kupikirkan hehehe😄

  12. Akhirnya abang kyu pulang. Dan ternyata abang kyu tanggung jawab ya,sampe beliin mobil dan apartemen buat mereka. We A We Be Ge Te!!! Omigot…Omigot!!! Oh ternyata minho kerja di kona beans? aku kira tadi beneran lee minho eh ternyata dia nyamarin nama. Padahal dia keluarga choi. Wahh,gimana nanti kalo ketemu umin terus heechul juga?? Wahhh penasaran. Keep writing ya min,ditunggu next chapternyaaa

  13. Megu_chan says:

    Horeee update cepet😀 aku kira kyu bakalan ming ternyata kyu malah mau bertanggung jawab plus makin romoanti dan perhatian ma sungmin juga kitty nya ^^ minho itu keturunan choi kan lalu kenapa deket bgt ma jineun + siwon dan heechul enggak tau ya klu minho deket ma jineun+siwon kan bukannya chul br nyari info tentang jineun

  14. Pungki ningtyas says:

    Kyu udah insyaf ya , jadi lebih baik #hehehe agak kaget awalnya karna minho marganya lee , ew ternyata cuma untuk penyamaran . . Next

  15. dirakyu says:

    lovr this chap love this chap!!!!! :*
    kyumin dpt kejutan! kyu ketemu bapaknya jg akhirnya. minho? MINHO? sapa lagi tuhhhh? apa hubunganx ama heenim?!!!!
    arghhhh… penasaran lanjutannya! nice ff minalee ^^b

  16. Rhaya says:

    Kyuhyun is back..😀
    ngapain aja dia wktu ngilang?

    Cie umin seneng kayak nya?
    Kyu lebih perhatian skrang..😀

    lee minho? Itu choi minho kan??
    Nah, adik ny siwon kerja di kafe wookie, pasti ntar siwon ktmu ama heechul😀

    sun ayo publish lg..😀

  17. 010132joy says:

    Yeyyy asik update kilatttt, yg cursed crownnya jg y sun hehe
    ahhh aq kyanya harus minta maaf nih sma kyu soalnya udah nuduh ga brtanggung jwab sma ming-kittennya eh trnyata dia balik dg sejuta kejutan dan prubahan haha ga prcaya kyu bisa kya gitu, tp syukur lha klo dia balik dan ga akan tinggalin ming kn kasian klo dtinggal lg kpan ming dpetin kbahagiannya?
    tp klo dliat2 cho appa agak kasian jg sih cuma punya anak 1 tp mlah benci emang sih dia yg slah duluan bikin kyu sma eommanya mnderita biar jd akibat aja lha
    ga sbar nunggu kittennya ming lahir kkk tp ntar lahirnya ikut ming yg mutan atau kyu yg mnusia?
    minho bukan lee kan tp choi kan? Kok bisa dcafenya wook trus akrab jg sma smua orang yg jelas musuh sma choi trutama chul kn dia jg punya msa lalu hampir sma ky ming kok minho dbiarin aja atau dia beda ga ky choi yg lain ?
    lanjutttt, fighting !!!

  18. OMGF
    kyuhyun keren bangett dewasa bangettt mandiri bangett jantan bangetttt❤
    kyumin manisssssssssssssssss
    kak fiqooh makin kerennnnnnn tulisannyaaaa
    teruuusssssss itu minho adik siwon
    ah aku mau nebakkkk yg nyelametin hyorin waktu itu minho bukan Kak?
    lee minho?
    wkwkwkwkkwkwkwk
    btw konflik heechul-jieun-siwon+minho
    makin gregettttt
    banyakin kyumin moment yah kak pliiiis xD
    semangat yah nulisnyaaaaa
    Allah bless u 😀

  19. aaaaa….kyuhyun so sweet deh, jadi ternyata dy pergi bukan krn galau tapi justru krn dy mau bertanggungjawab. dan kyuhyun banyak ngeluarin uang juga utk sungmin dan bayi mereka, beli rumah kecil dan mobil…sweet bgt…jadi sayang nih ama kyu hehehe :3
    hoooo minho itu choi ya? knapa dy pura2 jadi orang miskin tuh? apa hanya krn mau deketin taemin? cieee~~~😛
    trus penasaran nih akan permasalahan antara kyu appa dan kyuhyun sendiri. kyu appa sepertinya bukan orang jahat. mungkin masalah mereka cuma kesalahpahaman? klo memang iya semoga cepet terselesaikan🙂
    makasih banyak buat updatenya😀

  20. chonovi says:

    sebenernya masih bingung dengan perubahan kyu tapi yasudahlah yg penting ming seneng😀 , dan gak ngira kyu kabur dri tanggung jawab .. aku kira CHo appa itu galak ehh ternyata kok malah kesannya sayang bgt ama kyu tapi gak bisa ungkapinnya ..(?)… syukur deh appa cho gak terlalu ngekang kyu buat nikah aja seo *hoek* ,, dan ituu ituu kenapa kyu bisa kaya mendadak gituu .. kerja apa dia?? tabungannya berapa sih sebenernya ,,,, moment kyuminnya dikiitt >_< minta lebih banyak doong kak fiqooohhh

  21. vitaming says:

    Wahhhh kyuuu…cooo cweettttttt😀
    Akhir na bsa nrma ming n kitten na..kirain kyu mw kabur tp kyu lg mpersiapkan rmh bwt ming….😀
    ( PW bwt chap slnjtna iaa saiii🙂 )

  22. anastasya regiana says:

    ternyata!!!! ternyata kyuhyun bkannya kabur :O yeaaaayyyy daebak!
    betewe.. ko sya ngerasa aboji nya kyuhyun menyedihkan kan?? apa matinya ibu kyu jga cman slah paham?

  23. sha says:

    cie kyu gantle cie… tanggung jawab nih ya… asik.

    appanya kyu knapa jadi kasihan gtu sih? kyu salah paham apa emang appanya kyu yg udah mau baik tpi ditolak kyu?

    minho pura2 ya….. hmm. alesannya apa ya?

    knapa chul gak nanya ttg anaknya di minho aja?

    beneran sering update nih? asik, hahay /sodorin jomi/😄

    lanjuuuut ^^~

  24. rheeming says:

    Wuih,, Kyu keren banget,,, pergi lima hari langsung punya mobil n rumah sendiri,, jadi terharu bacanya,, mudah2an g ad yg gangguin mereka sampe kitten lahir y,,, thanks for the update ^^

  25. han jegels says:

    yeahhhh… yeyeyeeeeee yeyeeee akhirnya KYU balik horeeee slmt dtng CHO^^
    cuuiittt cuiiittt…
    GOOD KYU ^_^ i like you #eh o.O
    -_-” tp thor moment KyuMin nya kurang ni hehee ap krn lg bln puasa author kurangin moment mreka tkt khilaf ya thor hahahaaa… ya ya ya

    hem.. CHOI Minho ???? keluarga CHOI Siwon???
    yakk !!!! brart msh brhubungan dgn mntan pemilik Sungmin yg dulu ding >_<
    Hemmmm… mkin pnsaran o.<

  26. sunshineyj says:

    waah akhirnya kyuhyun kembali ><
    kyung bertanggung jawab jg ternyata. hahaha hidup kyuuung!!!😀
    Kapan ya kyuung mau bilang saranghae sm minnie hahaaa sekali2 kyung romantis❤
    great chap author, keep writing!

  27. Yehey~~
    update lagi~~!
    huhuhu, kyumim moment nya bikin aku geretan. Uhhh, manissss~ banget.
    ungh~ pengen aku bawa pulang mereka berdua.😄
    ohoho, nee-chan~
    jadi penasaran sama heechul minho siwon. Apalagi di tambah jieun ><
    di tunggu chapter depannya~
    ganbatte!

  28. mingyust says:

    KYUHYUN DAPET DUIT DARIMANA? kalo misalkan dia nabung… dia nabung banyak banget berarti ya. mau dong kayak kyuhyun ehehe
    kyuhyun jahat banget ih sama ayahnya :p
    lee minho itu choi minho kan?
    jadi jieun itu beneran anaknya heechul siwon?

  29. moonhee says:

    wuuhuuu kyu kembali dg sikap nya yg bnyak berubah, mudah2 stlh ini kyu min & kitten bisa hdup bhagia, tpi aku pnsaran dgn jati diri jieun , author nim untk update slnjutnya aku tunggu

  30. Wohoooo… Kyuhyun surprize sekali. Itu emang appanya kyu kenapa? Kasian banget? Gak mungki dia ngebunuh ibunya kyu. Eeaakkk Minho nongol. Pengganti marganya kenapa harus Lee?? Aku kira Lee Minho beneran. Hehe
    Akh mungkin Minho salah satu dari choi bersaudara itu ya?? Misteri..

  31. zahra azizah anisah says:

    Kyuhyun so sweet :* ahh aku jadi meltingkan :3

    Uwooooh ada minho.

    Marga minho, choi kan ? Nah gimana ceritanya bisa berubah jadi lee ?

  32. KYUUUUUU SINI GUE PELUK KYU!!!! SINIIIIIII!!!😄
    Lo bikin gue kaget Kyu, Wkwkwk.. Kirain mau kabur, taunya… CIEEEEE YANG MAU JADI AYAH, CIEEE YANG PUNYA RUMAH BARU, CIEEEEE YANG KITA2AN😄 #digamparKyu

    Sun, serius tadi malam kan info mu masuk ke Beranda OpMi ku.. Jadi langsung ku cek ke blog, tapi semalam ada PW nya.. Aku sampe uring2an semalaman gra2 gak bisa dibuka, lah paginya ternyata free baca xD

    Wkwkwk.. Ampe bolak-balik Ffn aku xD

    Thanks Sun buat update nya😀

  33. zaoldkyu says:

    Thanks udah update adek fiqooh..

    Alhamdulillah berkah ramadhan, si kyu jd baeeek gt.. Soo sweeeeet..
    semoga ke depannya kyu begini terus ke umin..

    Aaah, choi minho yaa.. dan heechul tau banget..
    Nunggu siwon ketemu heechul..

  34. Yeey~ kyuhyun back, ternyata bang kyu pergi untuk nyiapin bang umin mas kawin tho ☺
    Wah semoga perubahan sifat bang kyu yg manis bgt ke bang umin bisa bertahan selamany, biar banyak kyumin momentnya 😊
    Ditunggu updite kilat selanjutnya, masih penasaran tengtang jati jieun dan choi bersaudara ><

  35. hanny sparkin says:

    kyuhyun gentle bangettt, so sweettt

    kayaknya kyuhyun udah siap banget berumah tangga kayaknya

    kyuhyun yg dulu kikir dan kekanakan udah berubah jadi daddy yg siap menunggu kelahiran babynya YEEEEYYYYY!!! ^^

  36. Kyaaa 2min, thor sering2 bkin 2min moment ne? Hehe
    pngen jitak Kyu tp kalo liat alsan ny prgi jd pngen meluk… Waks
    lnjutkan prjuanganmu mmpersatukan KyuMin… *hug author😛😛

  37. herni winecouple says:

    horeee..
    kyu kembali membawa kejutan..
    minho benar2 hebat dalam berbohong..
    taemin cemburu nich..

  38. melokyu says:

    Akhirnya kyu kembali…x)) tapi itu kyu kembali -dgn membawa hal yg bisa dibilang WOW- itu gada motif tertentu kn? Semoga aja engga wkwk… Lanjut ya thor ‘-‘9

  39. kyaaaa akhirny kyu kmbali jg…trnyta kyu pergi tyk nyiapin.rumah..mobiiil..huwaaaq kyu co cweeet…knp seo pke.dbhas lg..sebeeeel…suka2 pas adegan siwon.minho jieun.lucuuuuuu..lanuuuut

  40. melly (elly.elfina1315@gmail/com) / Evilkyukyu says:

    aaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh,,, akhir.ny updet cepettt… >_< seneng banget ! makasii ya fiqohh😀
    ah, ternyata kyu kembali juga ke minnie, ternyata dy menghilang itu untuk mempersiapkan segala.ny ya ?? keren banget…
    knp mrka gak nikah aja ? biar minnie gak bisa d rebut kmbli oleh majikan.ny yg jahat ntuu…😦
    but,, thankz buat lanjut cerita.ny…
    fighting !!🙂

  41. Haha, update kilat. Seneng deh. Aku berbunga-bunga baca ni chap. Please chap dpan fluffy lagi ya. Hehe. Btw seunghyun dimana? Apa ntik dia berulah lagi? Sbenernya tadi bca d ffn, tapi komen d wp gaapa ya? Ntik aku komen lagi d ffn. Oke oke eon?

  42. ardeliafarah says:

    cium kyu..sweet banget sih nih bocah, nyebelin hiks hiks hiks…
    ad yg nyangkut d otak aq wkt bca chap ini, bkn nya seohyun udh mati y kak?itu looh yg cwe jd pacar ya jungmo trus dia crewet mlu, yg tinggal d sbelah apatmen kyu, d chap brp y itu, y udh lah mngkn aq yg salah bca..jungmo kmna y kak, lama kga nongol, kyakakakak
    ooiy jieun itu syp sih, mksd aq dia ank siwon sma syp?aq jg msh bingung d sni..
    kbr2 y klo bkal update lg k, hahhaa
    semngat🙂

  43. afny kyumin says:

    Woooooowwww kyunnie…. anything for Minnie heeee…
    Suka suka… romantis bingiiiddd kyunnie… jgan tinggalin Minnie lage yach

  44. anisa says:

    min makasih da update kilat, moga chap selanjutnya updatenya cepet juga ^^
    sunghyun nasibnya gmna jadinya? trus siwon sama minho sodaraan? brarti sodaraan sama sunghyun juga yahh?? di tunggu chap selanjutnya min…

  45. Nana says:

    Kenapa minho kerja di kona beans, bukanNya keluarga choi itu kaya-kaya yAaa,……???
    Oh ya, itu choi mino. Apa lee minho. Biasanya pasangan taemin itu choi minho bukan lee minho….!!!

  46. tetiniwa says:

    Tuh kan bener….!!!!!
    Kyuhyun balik buat ksh kebahagiaan buat ming sama calon kitten…😉😉
    Aazzzzzeeekkk dah abang kyuhyun romantis and gentle banget disini…
    Kece abizzz…. Hehey

  47. Chapter ini Cho Cuwit banget Sun😀 sempet syok ketika si pelit Cho berubah drastis gitu… aduh ntar Kitten mereka pasti unyu2 deh, Emaknya aja ngegemesin gitu #Cubit2PipiMingie
    Kyuhyun pelitnya hilang kemana Sun? apa karena lagi bulan puasa ya setan pelinya dirantai gitu -_-
    Nah nah si Minho kenapa nyamar jadi Lee Minho? lalu lalu lalu lalu #Keselek Heechul tau Minho itu Choi kenapa dia diem aja? apa karena Minho baik kali yah? #SentilJidatMinho
    Sun, aku nggak sabar nunggu kelahiran Kitten, Moga Mingie nggak jatuh ketangan orang2 itu lagi, moga Kitten lahir sehat dan selamat #Elus2PeyutMingie

  48. WeniGiggs says:

    minho kenal heechul…… kalo jieun anak yang di cari heechul, ko minho ga ngasi tau jieun ada dimana? ato minho ga tau heechul nyari anaknya? ato….. ah pusing nunggu apdetan selanjutnya deh. *sabar*

  49. fk says:

    Nggak sabar saya nunggu kelanjutannya. Maaf saya baru komentar. Saya suka cerita ini. Kira kira apa pekerjaan kyu. Dan alasan kyu pergi 5 hari. Ditunggu kelanjutannya ^^

  50. Hah! Kombek juga lu Kyu, ane kira ente bahagia bersama alien sana, #plak #abaikan
    Weh. Weh.. Sungmin bahagia yaa, ah senang sekali rasanya! secara Ming menderita melulu, T.T
    Jelas Kona Beans rame, orang kko yg jd pelayannya artis top semua terutama abang2 SuJu gtuuu… hhehe,

    Oke, bek tu stori, masih penasaran ama hubungan Siwon -my husband #ngawur. dan masalalu Heechul, dan ntu Jieun dr mna datangnya yaa?? (cari d gua2, barangkali ada tanda2nya) #dibakarJieun
    udh panjang komennya ah, Next Chapter! Semangat!
    Cuma saran, sebaiknya d ffn juga dilanjut soalnya kadang yg pke hp aga jadul susah k wp kek gini,

  51. ahhhhh kyu ternyata so sweet bgt.. Hmmm g sabar liat keluarga kyumin.. ngomong2 kalo dikasih picture kyumin pasti tambah manis ni cerita.. ditunggu chap selanjutnya.. ^^

  52. Talita Inasrahma says:

    Minho tu, sebenarnya nantiknya ikut kyu cs ago yang majikan LA Anya sung in ? Terus jugak kok kyu langsung bias beli bar an mewah ? Bukannya dia pelit ya ? Ato gimana sih ? Aaaaahhh aku jadi kepo eon T.T

  53. dechri anissia says:

    Tuh kan kyuhyun pasti pulang
    tapi si kyuhyun kok jdi romantis gitu
    sukurlah dia gak galak lagi
    ceritain tentang ji eun lgi dong penasaran nih aku

  54. huwaa, fiqoh~~ kok cepet bgt apdetnya?? *ketawa ngakak*

    aku mau, aku mau dimanja juga sama si Kyu. Ih~ to twiiittt deh!!
    aku juga mau bilang sama papa, biar dia niruin gaya Kyu buat manjain aku.. *nunjuk suami*

    wah, tadinya suudzon tapi sumpah Kyu ini gentle ternyata udah nyiapin segala sesuatu buat Min..

    chap mendatang aku harus kebagian PW oke? xD

  55. hmm annyeong.. maaf y bru komen.. tp dah lama nge foll blog ini… hehehe bru smpet bka2 jg.. dannnn…. ini crita th kerennn…!!! rumit!! dunia itu kcil!! mreka sling brhubungan ckckck.. mantabs!!! xD tp krn bru ngorek2 blog ini jd gk ngerti gmna bsa mmperoleh passwordnya.. trpksa kitty2 chap18 ku lewatin T.T disini kyu care bgtttt TvT dan suka bgt deh wkt kyu blg “Dia yang pertama. Dan ya. With a baby on the way.” kereeeennn hahaha

  56. Ahayy udh lanjut aja gihihi..
    Kak sun bg kyu kesurupan setan mana jadi kayak gitu? -_- tapi bagus kalau gitu itu namanya baru abg aku #plak
    Kak sun….. Ini choi minho adknya siwon muncul dgn seribu tnda tanya kak sun emng bisa deh buat beginian😭😭😭

  57. wandongdong says:

    Nah gitu dong sekarang Kyuhyun jdi lebih bertanggung jawab ke ming sma kittennya
    Calon daddy yg baik🙂
    Apa itu seohyun? Jgan bilang klo dia bakal jadi orang penggganggu hubungan kyumin
    Lanjut….

  58. Puti Intannia says:

    yaampun senyum senyum sendiri bacanyaa *-* aduh kyuhyun disini lope deh❤ kkk
    eh,gaada yg tau kalau minho itu keluarga choi juga?._. kok keliatan kayak nyembunyiin sesuatu? aaaakkk lanjuttt *-* update kilat lagi yaa:3 keep writing and hwaiting!

  59. Cynthia fh. says:

    kyuhyun ngilang 5 hari tiba tiba muncul.. munculnya sambil bawa mobil lagi(?)
    kyuhyun ngilang 5 hari buat ngatur semuanya yaa? pasti iya(?)
    kyuhyun niat banget tanggung jawabnya(?)

    semoga sungmin sama kittennya baik baik aja..

    Lee Minho? bukannya choi? choi? keluarga choi?
    Minho kaya nyembunyiin sesuatu.-.
    keponakannya minho itu jieun?
    firasat aku mengatakan iya(?)

    keep writing kak~

  60. vyan says:

    TT~TT I’m a little bit lost.. krn ga dapet pw chap 18 aku loncat ke 19..
    gpp ya sun *looking with puppy eyes*
    disini min udh hamil… yeaay.. and kyuhyun is the superhero hehehehehe
    siapa yg ga happy dibeliin mobil n rumah untuk berdua dari sang suami tercinta..
    ups… blm married ya???hehehe.. chukae min-ah..
    sun.. kpn min n kyu married?😀
    btw, choi minho apa ga jahat? seughyunnya mengerikan soalnya..
    walaupun dia keliatannya so sweet bgt ama taeminnie..
    eagle ayes donghae.. tau aja brg mahal😀

  61. semoga kyumblebee bisa jadi daddy yang baik.. wuih udah beli rumah sama mobil… salut deh udah mau tanggung jawab. semangat buat lenjut updatenya ya author-nim! saranghae pyoong~

  62. Abrakadabra says:

    aduh komen sya kepotong2 kl komen d ffn -_- . sya komen lg tp dsni ye thor ^^v
    Yes ff fenomenal udah update! #tebarmenyan
    Diabetes nih thor, diabetes..!! #digeplak
    So sweet bgt. Pengen cipok si kyu. Trnyata kyu ngilang 5hari itu utk nyiapin kperluan penunjang(?) hidup dy dan ming kelak, kirain si kyu kabor. Sifat kyu bapak2 bgt di chap ini. hehe
    Tmbh Yakin nih kl jieun anaknya heechul.
    UpdAte kilat lagi dong thor. kl bisa 2hari sekali. hehe #disumpelbom.
    Ditunggu kelanjutannya. semangat thor!😀

  63. hanajj27 says:

    Cie… cie… Kyu belajar jadi suami yg baik dan bertanggung jawab nich…
    Ampe beli rumah sama mobil segala… apa agy mobil.a yg kapasitas 2 orang…
    Modus banget…
    Minho itu adik.a Siwon ya…

  64. bwohh bisa komen,,,,saya nunggu di ffn tapiii ga nongol-nongol yo wiss saya nyamper ke blog,,kemaren komen chap 18 ga bisa jadi bagaimana saya mau ninggalin jejak dichap 18….ok 5 hari hilang kek ditelen tedy bear tapi setelah kembali kyuhyun berubah sedikit sweet *perasaan gw doang xD

    oh minho apakah ada hubungannya dengan Hyorin,,,,???

  65. aina_chan says:

    sweet banget dah ni chap hehe terharu ama perbuatan kyuhyun ga nyangka kyuhyun yg pelit bs berkorban buat umin Tp msh penasaran ama jieun itu cpa ank heechul ap bukan trus minho itu bagian dr choi ya

  66. kyu so sweet juga ternyata….. :*
    aku baru ngeh ternyata minho ada sangkut-pautnya ama keluarga choi…. teka-tekinya sedikit mulai terkuak, tapi msh ga bisa nebak2 gimana akhirnya. ToT
    JIEUN ANAK YG DI JARI HEENIM KAN????????????

  67. Ohcholee says:

    Huwaaa kyu so sweet bangeeeeeett… :-* aku kira dia bakal meninggalkan minnie… Lho kalo heechul tau minho dr keluarga choi ko dia ga marah marah ya?

  68. orenjialien says:

    wooowwwww kyu comeback!! tp kyumin moment kurang banyak thor hehe. penasaran sana hubungan minho sama heechul. di chap sebelumnya aku jg kurang ngerti keluarga choi beserta silsilahnya sama hubungan mereka sama heechul+sungmin haha

  69. jadi itu toh maksud kaburnya si kyu, hehehehe, surprising banget ya kelakuannya kyu.
    chapter ini manis banget deh fiqoh, jangan lama-lama ya updatenya, jangan lupa juga utang the concubine

  70. shanty kyuminnie arashi says:

    Seneng bgt kyu balik lg …
    Ternyata dia pergi bener2 buat persiapan dia dan sungmin serta bayinya …
    Apa kyu bener2 dh bisa terima keadaannya ???
    Sekarang kyu jg makin romantis sama ming …
    Suka bgt… Sweeettt … Ming pasti bahagia bgt …

    Minho ??? Choi ??? Adiknya siwon ???
    Sejak kapan dia kerja d cafenya wookie ??? Bru d munculin ya ??
    Knp dia palsuin identitasnya ya ?? Taemin cemburu ga mo ngaku … Kekekekkekekeke..

    Lanjut fiqohh..
    Seneng deh kyu yg sudah baik sama ming sekarang … Mulai romantis pula …

  71. thata says:

    yaaakkkkkk >_< kyu akhirnya kembali, umin yang pertama dan terakhir tentunya…….
    cieeeeehhhhhh kyu udeh cinte ama umin and baby.

    tuhkan minho itu choi, trus jieun itu anaknya heechul ama siwon kn yah???
    gak saba nunggu lanjutnya
    semangggaaaaaaatttttttttttt ^^

  72. Dina kyumin elf says:

    kyuhyuuunnnn i love youuuuuuu❤ <
    2min jga sweet, kmaren aq jga sempat suka ama ni couple & shinee, tpi gk lama, karena kyumin & Super junior di hati #plak😄
    lanjjuuutttttt…….

  73. cho naira says:

    Hahaha akhirnya kyuhyun kaya punya rumah sendiri uda bisa klaim sungmin miliknya trus paket hemat dapet bayi lagi#ketawa ngakak
    Moga bahagia haha
    Fighting eonn

  74. Ahrin says:

    hwaa tuh kan gue bilang bilang apa kyuhyun gak bakalan lari kok. di cuma nyiapin diri buat keluarga kecil.y*alahbahasalo
    lanjut dun bacanya

Cium Umin

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s